SuaraSumedang.id - Kabar gugatan cerai Anne Ratna Mustika terhadap Dedi Mulyadi hingga kini masih jadi sorotan.
Diketahui, Anne Ratna Mustika yang akrab disapa Ambu Anne tersebut menggugat cerai suaminya, Dedi Mulyadi lantaran melanggar syariat Islam.
Terbaru, kabar alasan Anne Ratna Mustika menggugat cerai Dedi Mulyadi tersebut lantaran adanya sikap tidak baik suami hingga Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) secara psikologis yaitu ucapan kasar.
Tidak hanya itu, bau-bau adanya orang ketiga di tengah rumah tangga mereka pun turut mencuat.
Meski begitu, Ambu Anne membantah secara tegas soal adanya orang ketiga dalam bahtera rumah tangga mereka.
Hal itu ia beberkan saat berbincang di channel Youtube detikcom yang diunggah pada Selasa 8 November 2022.
Di lani sisi, Anne Ratna Mustika pun awalnya mengaku engggan untuk membicarakan masalah rumah tangganya ke publik, hanya saja ia melihat isu yang beredar semakin panas.
“Saya tidak akan bicara karena ini masalah internal, saya diam orang berasumsi lain-lain,” kata Anne Ratna Mustika. Dilansir dari bandung.suara.com, Rabu (9/11/2022).
Lebih lanjut, dikatakan Anne, lagu yang sempat ia nyanyikan “Pergilah Kasih” sontak menjadi banyak perbincangan jika orang ketiga itu betul adanya. Pasalnya dalam lirik yang Ambu Anne nyanyikan ia ganti menjadi ‘pergilah kasih kejarlah selingkuhanmu’.
“Padahal lagu itu ada jauh sebelum saya layangan gugatan cerai tapi malah dikaitkan,” katanya.
“Terbentuklah opini, oh ini karena ada gugatan, ada orang ketiga,” ujar Anne menambahkan.
Bupati Purwakarta itu pun kembali menegaskan bahwa di balik retaknya rumah tangga mereka tidak ada campur tangan orang ketiga.
"Saya sampaikan tidak ada orang ketiga,” tegas Anne.
Di lain sisi, kabar akan rujuknya Ambu Anne dan Dedi Mulyadi pun sempat mencuat lantaran panggilan Ambu masih disematkan padanya.
Namun, Anne Ratna Mustika kembali menegaskan bahwa itu tidak benar adanya.
Berita Terkait
-
Anne Ratna Bulatkan Tekad Bercerai, Dedi Mulyadi Tak Hadir di Sidang Keempat karena...
-
Kisah Dedi Mulyadi Sembunyikan Rapor dan Akta Aa Ula, Tak Ingin Ambu Anne...
-
Dekap Erat Janda Beranak Lima, Dedi Mulyadi: Pelukanmu Menghangatkan Mendungnya Hari
-
Jalani Sidang Perceraian, Dedi Mulyadi Mengaku Pasrah, Begini Harapan Anne Ratna Mustika
-
Penyebab Dedi Mulyadi Digugat Cerai Terungkap, Anne Ratna Mustika Sebut Hal Paling Mendasar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta