SuaraSumedang.id - Kemenangan tim Brazil atas Serbia dalam laga Piala Dunia 2022 pada Kamis (23/11/2022) atau Jumat (24/11/2022) dini hari tadi memakan korban.
Pasalnya, sang kapten Brazil, Neymar mengalami cedera di pergelangan kaki saat timnya menang atas Serbia dalam pertandingan Piala Dunia 2022.
Neymar sendiri dikabarkan akan menjalani pemeriksaan medis dalam 48 jam kedepan, kata dokter tim nasional setelah pertandingan.
Dokter Rodrigo Lasmar mengatakan, mega bintang Brasil itu mengalami cedera setelah bertabrakan dengan lawannya.
Neymar pun terpaksa harus diganti pada menit ke-79 ketika tim Samba itu tengah memimpin atas Serbia.
"Kami mesti menunggu 24-28 jam untuk mendapatkan penilaian yang lebih baik," kata dr. Lasmar seperti dikutip dari AFP melalui ANTARA.
"Kami belum menjadwalkan MRI apapun dan besok kami akan membuat taksiran lagi. Kita harus menunggu, kita tidak bisa membuat pernyataan prematur mengenai perkembangannya," kata Lasmar.
Neymar pun tampak pincang setelah pertandingan, sementara foto sang striker menunjukkan pembengkakan pada pergelangan kaki kanannya.
Pelatih Tite mengatakan, pemain Paris Saint-Germain (PSG) itu semula bertahan di lapangan setelah pergelangan kakinya cedera.
Baca Juga: PR Anwar Ibrahim Usai Dilantik Jadi PM Malaysia: Dongkrak Ekonomi, Berantas Korupsi
"Karena tim membutuhkannya," kata Tite.
Dia juga menepis kekhawatiran bahwa pemain berusia 30 tahun itu bisa lama cedera sehingga mengakhiri perjalanannya dalam ajang Piala Dunia musim ini.
"Anda bisa yakin Neymar akan bermain lagi dalam Piala Dunia ini?," pertanyaan wartawan sesuai pertandingan.
Neymar yang tampak kecewa menolak untuk berbicara kepada wartawan saat hendak meninggalkan stadion.
Neymar hanya membutuhkan dua gol untuk menyamai rekor 77 gol yang dicetak Pele, dan itu merupakan gol terbanyak sepanjang masa Brazil.
Piala Dunia pertamanya pada 2014 berakhir dengan penderitaan karena patah tulang punggung saat menang dalam perempat final melawan Kolombia.
Tanpa Neymar, tuan rumah menelan kekalahan memalukan 1-7 dari Jerman dalam babak semifinal.
Empat tahun kemudian, Neymar harus berlomba untuk pulih dari cedera tepat waktu agar bugar saat Piala Dunia Rusia.
Namun, Brazil waktu itu kalah dari Belgia di babak delapan besar. Anda utama Brazil itu pun absen dalam Copa America 2019 setelah menderita ligamen robek pada pergelangan kaki kanannya.
Pada tahun 2021, Neymar kembali absen sekitar 10 pekan di Liga Prancis setelah menderita kerusakan ligamen pada pergelangan kaki kirinya menyusul cedera saat PSG mengalahkan Saint Etienne.(*)
Sumber:ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Lokasi Penukaran Uang Baru di Bank Mitra BI Yogyakarta, Ini Jadwal dan Syaratnya!
-
Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan
-
Berapa Nominal Zakat Fitrah 2026 dalam Bentuk Uang?
-
Apa Itu Witch Hunt? Istilah yang Viral di Tengah Huru-hara Awardee LPDP
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
-
Timur Tengah Memanas, KBRI Riyadh Minta WNI Siapkan Dokumen dan Segera Lapor Diri
-
Serba-serbi Ramadan: Ikhlas Bersedekah atau Butuh Validasi Manusia?
-
Hamba Sahaya Itu Siapa Saja? Ini Penjelasan Lengkapnya dalam Islam
-
Janji Upah Tinggi Berujung Jerat Perdagangan Orang: Membaca Kasus Dugaan TPPO di Serang
-
Gandeng BDO, Kawasan Rebana Disiapkan Jadi Magnet Investasi Global Berbasis ESG