/
Rabu, 30 November 2022 | 11:33 WIB
Pertandingan Timnas Amerika Serikat vs Iran; gol semata wayang Pulisic membawa timnya lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022. (Suara.com/FIFA)

SuaraSumedang.id - Amerika Serikat akan bertempur dengan Belanda di babak 16 besar Piala Dunia 2022, setelah Christian Pulisic berkontribusi untuk kemenangan 1-0 atas Iran dalam pertandingan du Grup B, pada Selasa (29/11/2022).

Disebut laga bernuansa politik, Pulisic berhasil menciptakan gol semata wayang pada menit ke-38, untuk menegaskan pertemuan dengan juara Grup A Piala Dunia Qatar, Belanda pada babak 16 besar Sabtu pekan ini.

Tim muda Amerika Serikat (AS) asuhan pelatih Gregg Berhalter pantas memenangkan pertandingan ketiganya melawan seteru ideologis tersebut.

Meski diselimuti nuansa politik, pertandingan AS vs Iran di Stadion Al Thumama, Doha itu dimainkan tanpa kontroversi.

Pasalnya, AS mampu membalaskan kekalahan di Piala Dunia 1998 mereka ats Iran yang membuatnya menjadi tim Asia kedua yang tersingkir dari turnamen ini setelah Qatar.

AS tampil dominan dalam pertandingan tersebut, dengan cepat mendominasi lapangan setelah kapten Tyler Adam, dan pemain Juventus Weston McKennie mendikte lapangan tengah, sehingga Iran kesulitan mendapatkan pijakan.

AS mendapatkan peluang pertama dari Pulisic sebelum tembakan gelandang Yunus Musah melambung di atas mistar gawang.

Pulisic pun kembali gagak memanfaatkan peluang, karena sundulannya terlalu lemah usai mendapat sodoran umpan silang dari Antonee Robinson.

Bek sayap, Sergino Dest menjadi ancaman konstan di sayap Amerika Serikat. Dia mengirimkan tendangan menyilang pada menit ke-17, yang bisa ditepis oleh kiper Iran Alireza Beiranvand.

Baca Juga: Dibebani Banyak Tugas Sejak Era Anies, DPRD DKI Minta Heru Budi Evaluasi Penugasan Jakpro Biar Tak Macet

Setelah terus menekan AS, terobosan akhirnya tercipta di menit ke-38 ketika umpan silang McKennie mendapati Dest di sisi kanan.

Bek AC Milan itu, kemudian menyundul bola ke belakang gawang dan Pulisic menyelesaikannya menjadi gol.

Sementara, Josh Sargent dan Tim Weah bekerja sama dengan baik dalam merancang serangan balik yang memukau tapi bola meleset dari gawang.

Kemudian menit tambahan, umpan indah McKennie terkirim kepada Weah yang memasukkannya ke gawang Beiranvand, tapi gol itu dianulir VAR karena offside.

Kemudian Iran meningkatkan tekanan di babak kedua, tapi pemain pengganti Saman Ghoddos menyia-nyiakan dua peluang emas dari sundulan, dan tendangan yang melambung di atas mistar pada menit ke-65.

Saeid Ezatolahi pun gagal memasukkan tembakan jarak jauhnya. Iran kembali mengancam dalam 10 menit terakhir ketika Ali Karimi gagal memanfaatkan umpan silang Ezatolahi.

Sementara sundulan Morteza Pouraliganji pada masa injury time juga melebar dari gawang, demikian laporan AFP.(*)

Sumber:ANTARA

Load More