/
Rabu, 11 Januari 2023 | 06:55 WIB
Ilustrasi musim hujan. BMKG keluarkan peringatan dini potensi hujan lebat diserta kilat atau peting dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia. (Suara.com/Alfian Winanto)

SuaraSumedang.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tentang potensi hujan lebat yang dapat disertai petir, dan angin kencang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Berdasarkan laporan resmi di laman BMKG pada Rabu (11/1/2023), terdapat potensi hujan lebat lebih dari 50 milimeter per hari di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan,  Lambung, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

Sementara wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir, yakni Provinsi Aceh, Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Maluku.

Sedangkan wilayah yang berpotensi mengalami angin kencang, yakni Sumatera Selatan, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara.

BMKG pun menyebutkan, sirkulasi terpantau di Semenanjung Malaysia, di Samudra Hindia barat daya Banten, dan Samudra Pasifik utara Papua, yang membentuk daerah konvergensi memanjang dari perairan timur Filipina hingga Thailand bagian Selatan.

Dari Aceh hingga Malaysia bagian selatan, di Samudra Hindia barat daya Banten, dan dari Papua hingga Samudra Pasifik utara Papua.

Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Samudra Hindia barat Sumatera hingga Sumatera Selatan, dari Kalimantan Utara hingga Laut Sulawesi bagian timur, dan di Papua bagian selatan.

Menurut BMKG, kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.(*)

Baca Juga: Respons Berkelas Kim Pan-gon usai Malaysia Dibantai Thailand, Rela Diserang Publik untuk Lindungi Pemain

Load More