/
Jum'at, 13 Januari 2023 | 15:02 WIB
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. (Suara.com/Emi)

SuaraSumedang.id - Pemisahan bayi kembar siam berusia satu tahun asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), bernama Ayesha, dan Aleeya di telah dilaksanakan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Barat.

Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan, dan Penunjang RSHS Bandung. dr. Zulvayanti mengatakan operasi pemisahan itu berlangsung sekitar delapan jam.

Menurutnya, tubuh bayi kembar siam yang berdempetan tersebut, yakni di bagian dada dan perut.

"Dalam perkembangannya, Alhamdulillah semakin membaik, dan sehat," kata dr. Zulvayanti, pada Jumat (13/1/2023).

Sebelumnya, kata dia, bayi tersebut dilahirkan dengan metode operasi caesar, sehingga tim medis di RSHS Bandung terus memantau perkembangan kedua bayi itu.

Menurutnya, sekarang ini kedua bayi yang sudah terpisah itu diperkenankan pulang. Adapun, proses operasi hingga perawatan pasca operasi berlangsung sekitar empat pekan.

Ia menjelaskan, kedua bayi tersebut menjalani perawatan pasca operasi dengan waktu yang berbeda.

Untuk Ayesha, kata dia, perawatan berjalan selama satu pekan. Sedangkan, Aleeya perlu dirawat selama 12 hari.

Dia mengatakan, operasi bayi kembar siam itu melibatkan dokter bedah anak, dokter bedah jantung, dokter bedah plastik, dan dokter lainnya.

Baca Juga: Resmi! Jonathan Cantillana dan Alie Sesay Dilepas PSIS Semarang

Setelah diperkenankan pulang, kata Zulvayanti, dokter dari RSHS Bandung tetap memantau perkembangan kesehatan, dan pertumbuhan anak.

Hal tersebut, ia berujar, dilakukan agar tumbuh kembang bayi tersebut bisa sesuai dengan bayi seusianya.

Karena, lebih lanjut, pada umumnya bayi usia satu tahun itu sudah menempuh fase merangkak.

Sedangkan kedua bayi yang terlahir pada 10 Januari 2022 itu melewati fase tersebut karena kondisi tubuh yang belum normal.

"Contohnya kalau umur satu tahun harus seperti apa, nah ini yang akan dikejar," ucap Zulvayanti.

Sementara itu, ayah dari Ayesha dan Aleeya, Eka Lesmana (24) mengaku senang kedua anaknya itu mulai bisa menjalani kehidupan normal seperti bayi-bayi lainnya.

Dia mengaku akan terus mengikuti arahan dari dokter RSHS Bandung guna memeriksa kesehatan anaknya dalam waktu ke depan.

"Ya, contohnya ini harus ganti pembalut ini (bekas operasi), sudah dikasih tahun sama tim dokter, nanti seminggu lagi ke sini untuk kontrol," ucapnya.(*)

Sumber:ANTARA

Load More