SuaraSumedang.id - Presiden Vietnam, Nguyen Xuan Phuc telah mengajukan pengunduran dirinya setelah Partai Komunis yang berkuasa menemukan bahwa dia bertanggung jawab atas pelanggaran dan kesalahan sejumlah pejabat di bawahnya.
Kabar tersebut disampaikan oleh kantor berita resmi negara tersebut, Vietnam News Agency pada Selasa (17/1/2023).
"Karena menyadari tanggung jawabnya kepada partai dan rakyat, beliau menyampaikan permohonan pengunduran diri (dari) posisi yang ditugaskan padanya, mundur dari jabatannya, dan pensiun," kata media tersebut, mengutip Komite Pusat partai berkuasa tersebut.
Mengenai kabar tersebut, Politikus Partai Gerindra Fadli Zon turut memberikan komentar singkatnya.
Sebagaimana dilihat dalam cuitan yang diunggah di akun Twitter resmi miliknya pribadi @fadlizon, pada Rabu (18/1/2023)
"Di balik kewenangan n kekuasaan, ada tanggung jawab. Sikap yg Pancasilais?," tulis Fadli Zon.
Nguyen Xuan Phuc (68 tahun), yang merupakan mantan perdana menteri, memegang jabatan presiden, yang sebagian besar seremonial itu, selama kurang dari dua tahun.
Belum ada kepastian siapa yang akan menggantikan dia.
Terdapat berbagai spekulasi mengenai pengunduran diri Phuc pasca pemecatan dua wakil perdana menteri Vietnam, yang bekerja di bawah Phuc saat dia memimpin pemerintah.
Baca Juga: Sempat Khawatir Cedera Parah, Muhammad Ferarri Ikut Rombongan Persija Hadapi Persis
Supaya diterima, pengunduran diri Phuc memerlukan persetujuan dari Majelis Nasional.
Reuters mengabarkan, pada Senin (6/1/2023), bahwa badan legislatif tersebut akan menyelenggarakan pertemuan luar biasa dan langka pekan ini.
Vietnam tidak memiliki penguasa tertinggi, dan secara resmi dipimpin oleh empat pilar, yakni sekretaris Partai Komunis, presiden, perdana menteri, dan kepala parlemen.(*)
Sumber:ANTARA
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?