/
Selasa, 24 Januari 2023 | 11:15 WIB
Presiden Jokowi pakai topi Eiger buatan dalam negeri. (Dok. YouTube Sekretariat Presiden)

SuaraSumedang.id - Mengenai prombakan atau reshuflle Kabinet Indonesia Maju, yang isunya terus menguat selama beberapa pekan terakhir, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak menunggu.

Bahkan, Presiden Jokowi tidak menjawab pasti kapan reshuffle kabinet itu akan dilakukan. Ia juga hanya diam, dan beranjak meninggalkan awak media saat ditanya apakah perombakan akan dilakukan pada Februari mendatang.

"Tunggu," kata Jokowi di sela-sela kegiatannya meninjau proyek sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, Jakarta Timur pada Selasa (24/1/2023), dikutip dari ANTARA.

Isu mengenai reshuffle kabinet menguat beberapa pekan terakhir. Sinyal perombakan kabinet Indonesia Maju pun ditunjukkan Jokowi dalam beberapa kesempatan.

Pada Kamis (5/1/2023) lalu, Jokowi mengatakan, perombakan kabinet bisa dilakukan kapan saja. "Besok. Bisa Jumat, bisa Senin, bisa Selasa, bisa Rabu," katanya.

Sebelumnya, Senin (2/1/2023), Jokowi pun sempat mengimbau semua pihak agar sabar menunggu kemungkinan adanya reshuffle kabinet tersebut.

"Ya, tunggu saja," ucap Jokowi saat meninjau Pasar Tanah Abang Jakarta.

Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024 sebelumnya sudah tiga kali mengalami perombakan.

Pertama, 23 Desember 2020 di mana terdapat enam pejabat baru untuk pos menteri kesehatan, menteri sosial, menteri agama, menteri perdagangan, menteri kelautan dan perikanan, serta menteri pariwisata dan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Perjalanan Kasus Raden Indrajana Sofiandi: Viral Aniaya Anak, Kini Ditahan

Kemudian, 28 April 2021, Jokowi melakukan perombakan kedua di Kabinet Indonesia Maju, dengan melantik dua pejabat baru untuk menteri pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi serta menteri investasi/kepala BKPM.

Terakhir, perombakan ketiga terjadi pada 15 Juni 2022, saat Jokowi melantik sejumlah pejabat baru untuk menteri perdagangan, menteri agraria dan tata ruang (ATR)/kepala BPN, wakil menteri ATR, wakil menteri dalam negeri, dan wakil menteri ketenagakerjaan.(*)

Sumber:ANTARA

Load More