SuaraSumedang.id – Tyna Ratu namanya mencuat dan menjadi perhatian publik usai videonya mbak LPSK yang kawal Bharada E viral.
Beberapa netizen merujak habis-habisan Tyna Ratu lantaran aksinya tersebut, bahkan setiap kali posting momen kesibukan sehari-harinya warganet langsung memberikan komentar pedas.
Kala itu ia tengah membagikan fotonya yang sedang duduk di sebuah sofa mengenakan baju pink sembari memegang tas.
Bunyi caption dalam unggahan tersebut memberikan sebuah saran jangan pernah capek menjadi alasan untuk egois.
INTINYA SATU, JANGAN PERNAH jadikan capek lu itu sebagai alasan untuk jadi EGOIS , karna semua orang itu capek !!!" tulis caption pada postingan Tyna Ratu.
Pada unggahan terbaru ini, Tyna Ratu nampak ada netizen yang memberikan komentar menohok.
"Jng ngaku2 petugas LPSK mba, nanti bs viral memberikan informasi yg salah," tulis salah satu netizen di unggahan Tyna Ratu dikutip dari blitz.suara.com.
Padahal sebelumnya ia sudah membuat video klarifikasi dan permintaan maaf soal videonya yang menjadi trending.
"Di sini aku meminta maaf kepada mba LPSK dan media yang telah meng-up video aku," ucap Tyna Ratu dalam postingan di akun Instagramnya.
Baca Juga: Viral Karena Kasus Kriminal, Berikut 3 Fakta Menarik Mobil Jeep
Dalam unggahan video tersebut, ia mengaku jika semua itu dilakukan karena kekagumannya pada petugas LPSK yang mengawal Bharada E saat sidang pembunuhan Brigadir J.
Disamping itu ia menegaskan jika video tersebut hanya sebatas konten, di sisi lain mbak LPSK yang jaga Bharada E telah muncul ke publik.
Tepatnya saat ia menjadi bintang tamu di YouTube Sahabat Saksi Korban.
“Saya mbak-mbak LPSK," ungkap pegawai LPSK yang kawal Bharada E sembari menggunakan masker hitam. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan