SuaraSumedang.id – Beberapa hari terakhir ini nama Yuni Shara kembali menjadi perhatian publik, lantaran mengungkap cara memberikan edukasi seks pada anaknya.
Cara edukasi seks yang dibeberkan Yuni Shara pada anaknya turut dibeberkan saat ia menjadi bintang tamu di kanal YouTube Venna Melinda.
Yuni Shara menceritakan semua itu berawal kala ia mempergoki anaknya menonton film dewasa, namun mantan Raffi Ahmad ini bukanya menegur justru memilih untuk menemani sang anak nonton film panas tersebut.
Semau itu dilakukan oleh sang diva top tanah air sebagai bentuk cara edukasi seks yang benar kepada anak-anaknya.
"Anak-anakku kebetulan anak-anak yang terbuka. Nggak mungkinlah ya anak-anak kita nggak nonton film por*o, mau yang jenis anime atau jenis apa pun segala macam, akan ada," ungkap Yuni Shara dikutip dari kanal YouTube Venna Melinda Channel, Rabu (1/3/2023).
Kemudian Yuni Shara juga memilih untuk lebih dekat dengan para anaknya dengan menganggap mereka juga sebagai teman.
"Jadi mendingan dari pada gini-gini mending kita jadi temen aja, 'gimana nonton kayak gini, asik ya?', 'bunda jangan gini-gini', 'aduh biasa aja bro', aku gitu," ungkap diva 50 tahun ini.
Tentu sebagian besar masyarakat Indonesia hal ini diangkap tabu, akan tetapi tindakan Yuni Shara turut dibenarkan oleh seorang ahli psikolog pendidikan anak dan remaja yakni Agtried Piether.
Agstried Piether mengungkap supaya bisa menahan emosi dan tidak panik saat orang tua mengetahui atau perkogi anak menonton film dewasa.
Baca Juga: 7 Pejabat Kementerian Keuangan yang Punya Moge, Sri Mulyani Juga Punya Honda Rebel
Kemudian ia juga menuturkan jika orang tua hanya memarahi, sang anak bisa melakukan atau menonton kembali secara diam-diam.
"Iya betul sekali, ketika kita memergoki anak nonton film porno, sepanik apapun kita sebaiknya tidak marah karena akhirnya anak hanya akan melakukan lagi dengan diam-diam, sebaiknya tanyakan kepada anak apa yang mendorong ia menonton film por*o? Penasaran? Ikut-ikutan teman?" ujar Agstried Piether seperti dikutip dari Suara.com.
Lebih lanjut ia menuturkan jika penting untuk mengajak ngobrol dan arahan edukasi seks pada sang anak.
"Nah, lewat hasil diskusi tersebut orang tua dapat memberikan pendidikan seks yang faktual, berdasarkan ilmu pengetahuan, bukan berdasarkan film porno," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Ini Alasan Cabai Keriting Kurang Diminati di Gorontalo
-
4 Whipped Facial Wash untuk Deep Cleansing, Rahasia Cerah Bebas Jerawat
-
Begadang Malam Ini di ANTV: Kisah Cinta, Fitnah, dan Alunan Nada Sang Raja Dangdut
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Acha Septriasa Sebut Bertahan di Pernikahan Toksik Tak Selalu Benar
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Viral Game Simulasi Kereta Buatan Indonesia Banjir Pujian di Jepang, Grafis Menawan!
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji