SuaraSumedang.id - Pasca G20 Urban 20 Indonesia, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama Walikota Bogor, Bima Arya mendampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil bertemu Gubernur Tokyo, Koike Yuriko.
Pertemuan tersebut, untuk membahas kemitraan, yang berlangsung di Gedung Pemerintah Metropolitan Tokyo, Jepang, pada Jumat (3/3/2023).
Adapun pembahasan dalam pertemuan itu, yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, termasuk Pemda Sumedang, melihat pokok-pokok kerja sama terutama pada tiga prioritas utama Presidensi G20 Indonesia.
"Tiga prioritas utama Presidensi G20 tersebut, yakni Arsitektur Kesehatan Global, Transformasi Ekonomi Berbasis Digital, dan Transisi Energi," kata Dony Ahmad Munir.
Dony mengatakan, Jepang dan Indonesia merupakan mitra strategis yang tidak terpisahkan, baik di sektor ekonomi maupun politik, termasuk keamanan.
"Dengan Indonesia menjadi tuan rumah G20 pada tahun 2022 lalu, dan menjadi tuan rumah ASEAN, pemerintah daerah optimistis kemitraan ini akan semakin berkembang," katanya.
Selain itu, Pemda Sumedang pun akan terus meningkatkan peluang kerja sama, khususnya di bidang ketenagakerjaan dengan meningkatkan kualitas, dan pelatihan secara berkelanjutan.
"Kami membuka peluang kerja sama bagi Jepang, khususnya dengan Tokyo dalam bidang ketenagakerjaan. Meningkat kondisi Jepang yang tengah kekurangan tenaga kerja," kata Dony.
Selain itu, Kabupaten Sumedan juga membuka peluang kerja sama dalam bidang pariwisata, dan perdagangan dengan Pemerintah Tokyo, Jepang.
"Hal ini, kami lakukan sebagai usaha agar bidang pariwisata bisa bangkit setelah pandemi Covid-19," ucap Dony.
Ia menegaskan, kerja sama di bidang perdagangan, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akan terus ditingkatkan, dan diimbangi dengan produk-produk yang baik.
"UMKM tetap akan menjadi perhatian kami. Ini juga akan dikerjasamakan, karena UMKM harus meningkat dan harus diimbangi oleh kualitas produk masing-masing, baik itu dari Indonesia maupun Jepang," katanya.
Sementara itu, Gubernur Tokyo Koike Yuriko mengingatkan mengenai empat pilar Indo Pacific Economy Framework (IPEF), yakni trade, supply chain, dan clean economy, yang harus dipenuhi dalam kerja sama perdagangan.
"Diharapkan empat pilar ini menjadi kerangka yang kuat untuk menyeimbangkan antara supply chain, dan investasi agar lebih adil serta memberikan keuntungan bagi negara-negara anggotanya, yang merupakan kerangka kerja sama yang sangat penting bagi Indonesia," kata Yuriko. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
-
Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti
-
KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan
-
Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya
-
Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka
-
Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun
-
Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman
-
Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
-
10 Sisi Terang dan Gelap Zodiak Cancer, Diklaim Jadi Zodiak Paling Banyak di Indonesia