SuaraSumedang.id – Dedi Mulyadi yang juga sebagai tokoh politik dari Partai Golkar baru-baru ini menemui guru SMK yang kritik Ridwan Kamil dengan menyebut kata ‘maneh’.
Sebelumnya Dedi Mulyadi atau sering disapa dengan Kang Dedi ini pernah membuat seolah-olah sentil Ridwan Kamil, sebab ia mengunggah video dengan temah ‘maneh’
Seperti yang terjadi saat ini kata ‘maneh’ yang memiliki arti kamu beberapa hari ini ramai diperbincangkan lantaran digunakan oleh Muhamad Sabil Fadhilah saat kritik Ridwan Kamil, yang kurang tepat jika digunakan pada orang yang berpangkat tinggi.
Ternyata dalam hal ini juga Kang Dedi juga unggah video ketika ia disebut ‘maneh’ oleh orang dalam aca rampak dalang, tentu banyak yang menduga jika semua itu buat nyentil Ridwan Kamil.
Tak berselang lama dari itu, Kang Dedi langsung menemui Sabil di rumah makan yang ada di kawasan Cirebon dan diunggah pada channel YouTube Kang Dedi Mulyadi Official.
Diketahui video tersebut memiliki judul “Kang Sabil Viral Karena ‘Maneh’ – Merasa Dekat Secara Emosi – Deal Jadi Fotografer Kang Dedi?”
Unggahan channel tersebut kini telah ditonton 42 ribu lebih pengguna platform YouTube dengan like lebih dari 4 ribu.
Dalam kesempatan tersebut Dedi Mulyadi menanyakan secara langsung tentang alasan Sabil bisa berikan komentar pada RK, dengan sebutan ‘maneh’.
“Ya kalau konteks ‘maneh’ di situ ya lebih ke karna saya dan warga yang lainnya juga hafal bahwa beliau itu sosok yang akrab someah lebih ke friendly,” jawab Sabil setelah ditanya oleh Kang Dedi Mulyadi.
Baca Juga: Lina Mukherjee Cuek Dikecam Berdosa Gegara Makan Kulit Babi: Aku Emang Pendosa
“Jadi memposisikan kalimat ‘maneh’ sebagai kalimat sahabat, kalimat temen? Karena di media sosial itu orang setara," simpulan Kang Dedi dari pertanyaan yang diajukan pada guru SMK.(*)
Berita Terkait
-
Usai Cerai dengan Ambu Anne, Dedi Mulyadi Terlihat Santai Bertemu Sepasang Pengamen, Nasehat Ini yang Diberikan Kang Dedi
-
Viral! Terkuak Fakta Guru Honorer yang Dipecat Gegara Kritik Ridwan Kamil Ternyata...
-
Oh Ini, Komentar Guru Honorer SMK di Cirebon Pada Ridwan Kamil, yang Berujung Pemecatan : Cuma Karena Jas Kuning
-
Guru Honorer Dipecat Usai Kritik Ridwan Kamil ? Ini Kata Gubernur Jawa Barat
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?
-
Antusiasme Dukungna Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
4 Warga Kehilangan Nyawa Imbas Listrik Padam di Sumatera
-
Beleid E-Commerce Segera Rampung, Apa Poin Utamanya?
-
Didampingi Haris Azhar, Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika Diperiksa Kejagung Soal Skandal Migor
-
3 Cushion Terbaik yang Murah dan Tahan Lama, Jadikan Kulit Cerah Natural
-
Kucurkan Rp100,1 Triliun untuk Rehab-Rekon Sumatera Pasca Bencana, Mendagri: Target Rampung 2028
-
Rezim Prabowo Semakin Bergerak ke Arah Sosialisme
-
Kenapa Istirahat Laki-laki Dianggap Kebutuhan, Tapi Bagi Perempuan Itu Kemewahan?