SUARASUMEDANG - Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus mengatakan bahwa untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 1444 Hijriah, pihaknya menerjunkan 27.573 personil.
Personil sebanyak itu terdiri dari personel Polri dan stakeholder lainnya yang akan ditempatkan di sekitar 328 pos. yang didirikan selama Operasi Ketupat Lebaran.
Hal itu disampaikan Irjen Pol Akhmad Wiyagus usai Apel Gelar Pasukan Oprasi Ketupat Lodaya 2023 Polda Jawa Barat dengan taglin "Mudik Aman Berkesan", di depan Gedung Sate, Kota Bandung.
"Selama Operasi Ketupat ini Polda Jabar mendirikan sekitar 328 pos, terdiri dari 222 pos pengamanan, 26 pos terpadu, dan 80 pos pelayanan," ujar Irjen Pol Akhmad Wiyagus.
Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Pangdam III Siliwangi, serta beberapa undangan lainnya.
Kapolda berharap, selama arus mudik dan balik Lebaran 1444 Hijriah, kondisi di Jawa Barat berjalan kondusif, tanpa ada kejadian-kejadian yang menonjol.
Khusus kepada pemudik, Kapolda meminta untuk hati-hati dalam berkendaraan.
Jika merasa lelah, diharapkan tidak memaksakan diri untuk mengemudi agar bisa sampai ke rumah dengan selamat.
"Kami imbau seluruh pemudik agar manfaatkan pos ini untuk istirahat jika merasa lelah jangan paksakan mengemudi karena keluarga menunggu di rumah masing-masing," katanya.
Baca Juga: Panas! Jaksa vs Kubu Fatia Debat Gegara Bukti Pendukung Kasus 'Lord' Luhut Belum Lengkap
Kapolda Jabar juga menyebutkan bahwa selama ini kondisi keamanan dan ketertiban di Jawa Barat relatif kondusif dan tidak terdapat kasus yang menonjol.
Hal itu ia harapkan terus terjadi selama operasi ketupat lodaya Lebaran 1444 Hijriah ini. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Makan Siang Terakhir di Coban Gede: Keriangan 9 Pelajar SMKN 1 Gempol Berujung Tragedi
-
Cinta untuk Perempuan yang Tidak Sempurna: Teman Teduh Memeluk Kerapuhan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru