SUARA SUMEDANG - Kehadiran buah hati adalah dambaan sebagian besar pasangan dan keluarga. Tak jarang beberapa dari mereka bahkan melakukan promil alias program hamil agar mendapatkan momongan.
Berikut adalah beberapa tips dari dr. Fransisca yang dikutip dari YouTube “Dokter Fransisca di Perancis” agar pasangan bisa segera mendapatkan keturunan
Lepas alat kontrasepsi
Kontrasepsi adalah alat untuk menunda kehamilan, tentu saja apabila ingin cepat hamil, pasangan harus tidak menggunakan kontrasepsi, terutama bagi si perempuan.
“Bagi wanita yang menggunakan kontrasepsi KB suntik agak spesial, karena membutuhkan waktu kira-kira 9 bulan untuk kembali subur. Karena tubuh kita butuh adaptasi, agar hormon kembali seperti sedia kala,” ucap dr. Fransisca (8/8/2019)
Jangan stress
“Hubungan seks itu tidak hanya untuk menghasilkan keturunan tapi juga cara bersenang-senang. Kalau stress itu akan mengganggu produksi sel telur dan sel sperma dari kedua pihak,” sambung dr. Fransisca.
Berhubungan saat masa subur
Penting untuk mengetahui waktu yang pas untuk berhubungan seks agar tidak sia-sia. Berhubungan intim ketika masa subur akan memperbesar peluang terjadinya kehamilan.
Baca Juga: Rihanna Didapuk Jadi Pengisi Suara Smurfette di Film Smurf, Tayang 2025!
Beberapa hal yang diperhatikan saat berhubungan seksual
Hal lain yang harus diperhatikan adalah ketika berhubungan seksual, yakni posisi dan waktu yang pas untuk melakukan aktivitas tersebut.
“Yang paling tepat untuk cepat hamil adalah posisi klasik yakni wanita di bawah dan laki-laki di atas. dan waktu yang tepat sebenarnya adalah pagi hari. Namun kapan pun itu yang paling penting adalah si Ibu sehabis berhubungan jangan langsung beraktivitas,” tutur dr. Fransisca
Pola hidup sehat
Kedua belah pihak harus memperhatikan kesehatannya dengan menerapkan pola hidup yang baik.
Konsumsi makanan yang sehat dan berolahraga teratur serta menjauhkan diri dari kebiasaan kurang baik seperti merokok, dan konsumsi alkohol. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Razia Imigrasi, Gedung Putih Beri Jaminan Mengejutkan
-
Van Gastel Puji Mental Baja PSIM Yogyakarta Usai Tahan Imbang Semen Padang Meski Kalah Jumlah Pemain
-
Tips Memainkan Resident Evil Requiem untuk Pemula, Manfaatkan Trik Cerdik!
-
Mudik Gratis 2026: Pendaftaran Resmi Dibuka, 15.834 Orang Bisa Pulang Kampung Tanpa Biaya
-
Enaknya Warga Jabar, Bayar Pajak Kendaraan Tak Perlu Bawa BPKB
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar
-
BPOM Temukan Mi Kuning Berformalin di Takjil, Pedagang Jangan Gunakan Pengawet dan Pewarna Berbahaya
-
Jangan Asal Pilih! 5 Bahan Hijab yang Sebaiknya Dihindari saat Lebaran
-
Ahli di Sidang Gus Yaqut: Sprindik KPK Keliru karena Campur Aduk KUHP Lama dan Baru