/
Minggu, 07 Mei 2023 | 15:37 WIB
Cek Fakta Politik Anies Baswedan jika menang akan dkabarkan akan proses hukum kesalahan Presiden Jokowi selama menjabat (YouTube/Gajah Mada TV)

SUARA SUMEDANG - Menuju Pilpres 2024 mendatang, nama Anies Baswedan belakangan kerap disebut dan dibahas dalam percaturan politik tanah air.

Salah satunya soal kemungkinan gaya politik bakal calon presiden itu jika terpilih, akan dilakukan proses hukum terhadap kesalahan Jokowi selama menjabat.

Kabar terkait ini seperti dibagikan kanal YouTube Gajah Mada TV dengan judul 'ANIES BERJANJI KPD RAKYAT JIKA JD PRESIDEN AKAN BATALKAN IBU KOTA BARU & BONGKAR KORUPSI ERA JOKOWI!'

Dalam thumbnail videonya, terdapat ilustrasi seolah Anies Baswedan sedang menunjuk Presiden Jokowi.

Selain itu juga terdapat narasi teks tertulis 'Jokowi Ketakutan jika Ganjar Kalah & Anies Jadi Presiden Maka Jokowi akan Diproses Hukum & Dipenjara?'.

Benarkah Anies Baswedan akan melakukan proses hukum Presiden Jokowi kelak usai masa jabatannya berakhir dan telah digantikan oleh Anies? Cek fakta politik berikut ini:

CEK FAKTA

Setelah diputar dan ditelusuri terkait isi video berdurasi 8 menit 18 detik, tidak ditemukan pernyataan Anies Baswedan akan memproses Jokowi secara hukum.

Isi video di antaranya terkait pandangan Eros Djarot soal Jokowi yang akan seakan mendukung sejumlah tokoh politik demi kenyamanan saat melepas jabatannya.

Baca Juga: CEK FAKTA: Luna Maya dan Maxime Bouttier Terciduk, hingga Geger Video Syur Artis

Dalam program acara Satu Meja, Eros Djarot mengatakan soal kereta api cepat, IKN dan lainnya sangat mungkin diaudit atau dicari kesalahannya dalam dunia politik.

Karena itu menurut Eros sulit jika Jokowi yang selama ini terlihat berjarak dengan Anies, dapat mempromosikan Anies untuk Pilpres 2024 mendatang.

Kesimpulan

Berdasarkan sejumlah penjelasan cek fakta politik di atas, dapat disimpulkan berita Anies Baswedan akan bongkar kesalahan Presiden Jokowi dan memproses secara hukum jika jadi presiden merupakan berita tidak benar atau hoax.

Faktanya ungkapan itu merupakan pandangan pribadi Eros dan bukan merupakan sikap politik yang telah diucapkan secara langsung oleh Anies Baswedan.(*)

Load More