SUARA SUMEDANG - Masyarakat Indonesia akhirnya sudah bisa ikut mencicipi kehadiran Bard, mesin artificial intelligence (AI) Google yang sering disebut sebagai penantang serius ChatGPT. Cara login Bard ini mudah dan bisa dinikmati bagi pengguna produk Google.
Sejak kemunculan ChatGPT pada 30 November 2022 lalu, demam AI pun menyebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pemakaiannya begitu masif dan layanan tersebut sudah memiliki 100 juta pengguna dengan jumlah pengunjung bulanan lebih dari 1 milyar.
Tak ayal, Google pun mencoba membendung pertumbuhan tersebut lewat Bard. Setelah lama ditunggu, Google pun mulai merilis Bard untuk diujicobakan.
Pengguna asal Indonesia bisa juga menggunakannya dengan cara membuka website Bard dan mengklik pada Try Bard. Pada halaman depan website Bard dijelaskan bahwa layanan ini masih bersifat ujicoba dan karenanya mungkin ada respon yang kurang akurat.
Cara Bard Login
Untuk masuk ke Bard, bisa buka browser, baik Chrome, Safari, Firefox, Edge maupun browser lainnya.
Kemudian buka bard.google.com.
Lalu klik tombol 'Try Bard' pada pojok kanan bawah dengan tombol berlatar belakang warna biru.
Selanjutnya akan muncul Terms and Privacy yang menampilkan pernyataan privacy policy terkait layanan ini.
Dalam bagian ini, ada beberapa penjelasan seperti Bard menggunakan percakapan sebelumnya dalam memberikan jawaban.
Bard saat ini masih dalam tahapan uji coba dan karena itu mungkin menampilkan jawaban yang tidak akurat.
Ditambahkan juga jangan menggantungkan pada jawaban Bard untuk bidang seperti medis, hukum, finansial, maupun bidang profesional lainnya.
Pengguna kemudian bisa mengklik 'I agree' jika setuju untuk menggunakan layanan ini.
Setelah itu, pengguna akan masuk ke Bard AI ini dan di dalamnya terdapat kotak percakapan seperti halnya pada layanan ChatGPT.
Pengguna kemudian bisa memasukkan perintah (prompt) pada kotak yang tersedia.
Sayangnya, tidak seperti ChatGPT yang sudah mendukung bahasa Indonesia, Bard belum mendukungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Review Serial Legends: Adaptasi Kisah Nyata Penyelundupan Heroin di Inggris
-
Xiaomi Smart Band 10 Pro Segera Meluncur, Bisa Kontrol iPhone dan Sinkron ke Apple Health
-
Prakiraan Cuaca Sabtu: Semarang dan Seluruh Wilayah Jawa Tengah Diguyur Hujan Ringan Merata
-
Hadirkan Varian Baru, BYD Atto 1 Pertahankan Predikat Mobil Listrik Murah
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Rayakan Ulang Tahun ke-50, Franchise Gundam Wing Siapkan Proyek Visual Baru
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua