/
Minggu, 14 Mei 2023 | 07:00 WIB
Tampilan layar depan Bard, mesin AI Google yang kini sudah bisa dinikmati warga Indonesia.

SUARA SUMEDANG - Masyarakat Indonesia akhirnya sudah bisa ikut mencicipi kehadiran Bard, mesin artificial intelligence (AI) Google yang sering disebut sebagai penantang serius ChatGPT. Cara login Bard ini mudah dan bisa dinikmati bagi pengguna produk Google.

Sejak kemunculan ChatGPT pada 30 November 2022 lalu, demam AI pun menyebar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Pemakaiannya begitu masif dan layanan tersebut sudah memiliki 100 juta pengguna dengan jumlah pengunjung bulanan lebih dari 1 milyar.

Tak ayal, Google pun mencoba membendung pertumbuhan tersebut lewat Bard. Setelah lama ditunggu, Google pun mulai merilis Bard untuk diujicobakan.

Pengguna asal Indonesia bisa juga menggunakannya dengan cara membuka website Bard dan mengklik pada Try Bard. Pada halaman depan website Bard dijelaskan bahwa layanan ini masih bersifat ujicoba dan karenanya mungkin ada respon yang kurang akurat.

Cara Bard Login
Untuk masuk ke Bard, bisa buka browser, baik Chrome, Safari, Firefox, Edge maupun browser lainnya.

Kemudian buka bard.google.com.

Lalu klik tombol 'Try Bard' pada pojok kanan bawah dengan tombol berlatar belakang warna biru.

Selanjutnya akan muncul Terms and Privacy yang menampilkan pernyataan privacy policy terkait layanan ini.

Dalam bagian ini, ada beberapa penjelasan seperti Bard menggunakan percakapan sebelumnya dalam memberikan jawaban.

Baca Juga: CEK FAKTA: Rizky Billar Pastikan Keamanan Lesti Kejora dengan Bodyguard Profesional dari TNISaat Acara SCTV Music Awards 2023

Bard saat ini masih dalam tahapan uji coba dan karena itu mungkin menampilkan jawaban yang tidak akurat.

Ditambahkan juga jangan menggantungkan pada jawaban Bard untuk bidang seperti medis, hukum, finansial, maupun bidang profesional lainnya.

Pengguna kemudian bisa mengklik 'I agree' jika setuju untuk menggunakan layanan ini.

Setelah itu, pengguna akan masuk ke Bard AI ini dan di dalamnya terdapat kotak percakapan seperti halnya pada layanan ChatGPT.

Pengguna kemudian bisa memasukkan perintah (prompt) pada kotak yang tersedia.

Sayangnya, tidak seperti ChatGPT yang sudah mendukung bahasa Indonesia, Bard belum mendukungnya.

Load More