SUARA SUMEDANG - Pendakwah Derry Sulaiman dalam tanggapannya terkait konser Coldplay di Indonesia pada November mendatang, mengaku melihatnya sebagai sebuah ladang dakwah yang begitu potensial.
Betapa banyak orang yang berkumpul di sana, membuatnya tertarik untuk ikut masuk dan melakukan dakwah.
Sebab menurutnya, dakwah itu dapat dilakukan di tempat seperti konser Coldplay atau tempat gelap sekalipun, lantaran hakikat dakwah layaknya cahaya yang dapat menerangi kegelapan.
Lebih lanjut ia bahkan sempat mengatakan ingin memiliki tiketnya agar dapat masuk ke dalam untuk melakukan kegiatan dakwahnya.
Namun terlepas dari hal itu, Derry Sulaiman memahami bentuk penolakan yang dilakukan Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212 atau Habib Novel Bamukmin terhadap konser Coldplay terkait isu LGBT.
Bagi Derry Sulaiman, penolakan ini sebaiknya dijadikan pelajaran oleh banyak pihak agar gelaran konser tak kebablasan.
"Kalau beliau (Habib Novel) enggak ada, nanti malah itu bendera (pelangi) berkibar dimana-mana, saya yakin nanti kalau sempat dapat izin itu Coldplay datang, gak akan ada (bendera) itu," ujar Derry Sulaiman di program acara Catatan Demokrasi.
Karena itu ia pun mengingatkan untuk tak mengabaikan peringatan soal LGBT, sebab berisiko menimbulkan masalah, apa lagi jumlah massa PA 212 atau penentang konser Coldplay yang juga tak sedikit.
"Ini dari arus yang menentang Coldplay itu datang itu gak main-main banyaknya itu, 212 itu puluhan juta orang massanya," tutur Derry Sulaiman.(*)
Baca Juga: CEK FAKTA: Arya Saloka dan Putri Anne Tak Lagi Bersama, Amanda Manopo Hanya Bersantai
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
Kobbie Mainoo Menghilang, Manchester United Tumbang, Carrick Beri Penjelasan
-
Indonesia dan AS Resmi Perkuat Kemitraan Pertahanan, Fokus Modernisasi hingga Latihan Militer
-
Emas Antam Lagi Meroket, Harganya Dibanderol Rp 2,86 Juta per Gram
-
Kritik JPPI Buntut Skandal Grup Chat FH UI: Belajar Hukum, Tapi Jadi Pelaku Pelecehan
-
Alex Rins Makin Bingung dengan Motornya, Yamaha Sudah Rekrut Ai Ogura?
-
Legenda Timnas Indonesia Puji Gol Akrobatik Pemain Garuda Muda ke Gawang Timor Leste
-
Khawatir Gila, Kongres AS Minta Dokter Periksa Kesehatan Mental Donald Trump
-
Polda Metro Bongkar Pabrik Zenith di Semarang, Sita 1,83 Ton Bahan Baku
-
Ibu Tiri Sedih Tamara Bleszynski Cuma Jadi Tamu di Nikahan Teuku Rassya, Padahal Seragam Sudah Siap
-
Potensi Besar Industri Daur Ulang, Mengapa Masih Dianggap Murah dan Berkualitas Rendah?