SUARA SUMEDANG – Inilah detik-detik Dewi Persik ngamuk di hadapan RT dan para warga, buntut kisruh sapi kurban.
Dewi Persik beberapa waktu lalu bikin geger dunia maya, lantaran curhat dan menyebut jika sapinya ditolak oleh pihak RT.
Konflik yang dialami oleh penyanyi dangdut Dewi Persik belum juga reda. Sejak sapi kurban yang ia titipkan untuk dikurbankan ditolak oleh pihak ketua RT setempat.
Ibarat api yang diberi minyak tanah, perseteruan antara keduanya semakin panas. Dimulai dari sapi yang dititipkan oleh Dewi Persik ditolak dengan alasan jika diurus akan diberi uang 100 juta.
Ketua RT Lebak Bulus, Jakarta Selatan merasa bahwa hal tersebut bukanlah tanggung jawab dan keahliannya. Sehingga, ia menolak sapi kurban milik Dewi Persik.
Diketahui, sapi kurban tersebut dititipkan kepada asisten rumah tangganya untuk diserahkan kepada panitia kurban. Namun, karena adanya miskomunikasi akhirnya terjadi konflik yang tidak diinginkan.
Dalam video yang diunggah akun Youtube BASABASI Gosip yang diunggah (02/07/2023) menampilkan moment ketika Dewi Persik bertemu dengan ketua RT Lebak Bulus. Dalam video tersebut, Dewi Persik nampak berteriak dan menunjuk-nunjuk lawan bicaranya.
Dewi Persik terlihat tak bisa memendam emosi. Ia diaping oleh beberapa ibu-ibu dan warga setempat supaya tidak semakin menjadi-jadi.
Dalam video tersebut pun terlihat posisinya dari duduk lalu berdiri karena tak bisa menahan amarah. Warga pun kemudian bershalawat supaya situasi tak semakin panas.
Baca Juga: Kasus Mega Skandal Korupsi BLBI Bak Benang Kusut, HMS Turun ke Jalan
Video berdurasi satu menit itu tak menunjukkan perdamaian antara pihak Dewi Persik dan Ketua RT. Berbalik dengan Dewi Persik, pihak ketua RT justru terlihat tenang dan duduk dengan bersila.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
Teka-teki Kerangka Manusia Mengering di Area Tambak Surabaya
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri
-
Ashari Ditangkap Kasus Cabuli Santriwati, Pengacara Klaim Ada Oknum 'Kiai Pati' Coba Redam Kasus
-
Petaka di Pantai Wedi Awu: Saat Video WhatsApp Memicu Amuk Massa Terhadap Wisatawan Surabaya
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia