Paket bantuan kemanusiaan berupa logistik seperti obat-obatan, tenda, pakaian, hingga genset dengan total berat 90 ton.
Bantuan kemanusiaan ini merupakan simbol hubungan persahabatan dan kerjasama Pakistan-Indonesia.
Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan untuk korban banjir di Pakistan sebesar USD 500.000 atau setara dengan Rp. 7,1 miliar.
Rencananya, pemerintah juga akan mengirimkan bantuan berupa personel Emergency Medical Team (EMT).
Tim ini nantinya terdiri dari tenaga gabungan (joint forces) BNPB, Basarnas, TNI, Polri, dan NGO.
Pemerintah Indonesia juga akan memberi bantuan pemenuhan kebutuhan dasar bagi penduduk terdampak terutama untuk kelompok rentan seperti balita juga lansia.
Semua ini tidak lepas dari posisi Presiden G20 dan pemerintah Indonesia memiliki hubungan yang sangat baik dengan pemerintah Pakistan.
Dengan kondisi yang ada sekarang, bantuan harus segera dikirim.
Menurut Menko PMK, Muhadjir Effendy sekarang ini bantuan masih berupa kebutuhan dasar terutama untuk anak-anak dan perempuan. Selain itu ada tenda juga obat-obatan.
Baca Juga: Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, Polisi Naikan Status ke Tahap Penyidikan, Ini Alasannya
Tenaga medis juga akan dikirimkan ke sana.
Dalam kesempatan ini, Muhadjir juga mengapresiasi organisasi masyarakat yang sudah ikut berpartisipasi untuk mengirimkan bantuan serta mengajak masyarakat untuk ikut mendukung program ini.
Ia juga mengatakan tidak ada WNI yang berada di Pakistan yang menjadi korban. Dia mengatakan saat ini Indonesia fokus pada bantuan di bidang mitigasi.
Muhadjir menambahkan, tim bantuan penanganan banjir bandang di Pakistan yang sudah dibentuk perlu melakukan survei pendahuluan. Dia menyebut pengecekan dibutuhkan di lapangan.
Pihaknya mengatakan akan segera merencanakan program dan anggaran untuk pengiriman tim medis dan dikoordinasikan dengan lembaga terkait.
Sebelumnya, Pemerintah Pakistan mengumumkan keadaan darurat menangani bencana dalam skala besar.
Militer Pakistan dikerahkan untuk membantu penanganan bencana.
Bencana ini dikarenakan hujan lebat dan curah hujan yang tinggi melanda Pakistan sejak bulan Juni yang lalu.
Bencana ini menyebabkan sepertiga wilayah Pakistan terendam banjir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions