Bentuk cuaca ekstrem ini berupa curah hujan dengan intensitas deras yang dapat disertai angin kencang dan kilat.
Fenomena banjir di beberapa daerah disebut-sebut sebagai salah satu dampak dari cuaca ekstrem ini. Sejumlah imbauan dan antisipasi dampak buruk disampaikan oleh BMKG untuk nantinya ditindaklanjuti.
Peringatan dini potensi cuaca ekstrem telah dikeluarkan oleh BMKG di beberapa wilayah Indonesia. Imbauan yang disampaikan oleh BMKG awalnya hanya sampai pekan depan.
Tapi melihat fenomena banjir di beberapa titik imbauan diperpanjang hingga tanggal 15 Oktober 2022.
Menurut Prakirawan BMKG, Muhammad Reza, cuaca ekstrem ini dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya adalah fenomena menghangatnya suhu permukaan laut dalam taraf lemah dan menengah atau biasa disebut dengan La Nina.
Fenomena La Nina ini dapat memicu pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia.
Fenomena La Nina ini akan terjadi di beberapa wilayah di Indonesia diperkirakan hingga akhir tahun 2022. Hal ini menyebabkan puncak musim hujan berada di penghujung tahun 2022 hingga awal tahun 2023.
Selain itu di bulan Oktober ini, sejumlah wilayah di Indonesia sedang memasuki masa peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan yang sering ditandai dengan peningkatan curah hujan yang disertai angin kencang.
Diprediksi intensitas curah hujan akan terus meningkat. Cuaca bisa semakin ekstrem jika fenomena tersebut saling berinteraksi.
Baca Juga: Para Wanita Diingatkan Sama dr.Boyke Jangan Keseringan Pakai Lingerie Kalau Tidak Mau Anu Gini
BMKG menyebut ada 32 provinsi yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang ke lebat disertai kilat dan angin kencang, termasuk Jawa Timur. Untuk 3 hari ke depan, BMKG menyebut sebagian wilayah di Jawa TImur masih berpotensi diguyur hujan lebat dan berpotensi menyebabkan banjir.
Untuk mengantisipasi cuaca ekstrem yang semakin parah, unit BMKG di provinsi sudah melakukan himbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada dalam mengantisipasi dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi.
Selain itu pemerintah daerah serta BPBD dihimbau untuk tetap waspada dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem ini.
Berita Terkait
-
Jamin Indonesia Tak Disanksi FIFA Imbas Tragedi Kanjuruhan, Koalisi Sipil: Statement Jokowi Prematur!
-
Hujan Lebat Disertai Kilat dan Angin Kencang Berpotensi Menerjang Wilayah Jawa Barat Sepanjang Sore hingga Malam Hari
-
7 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor Dampak dari Hujan
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Dulu Rusak Kini Mulus, Simak Progres Terbaru Pembangunan Jalan di Sulawesi Selatan
-
Ini Satu-satunya HP Snapdragon 8 Elite Gen 6 dengan Baterai 10.000mAh
-
Wall Street Ditutup Bervariasi di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
5 Pria yang Taklukkan Hati Ayu Ting Ting, Terbaru Dekat Kevin Gusnadi
-
Krisis Lapangan Kerja Formal: Biang Kerok di Balik UMR Masuk Benefit!
-
Pinjamkan Uang ke Bupati Ponorogo untuk Modal Pilkada, Pengusaha Ini Disambangi KPK
-
Alasan Carlo Ancelotti Ajak Neymar Kembali ke Timnas Brasil
-
5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan
-
Dobrak Keterbatasan Anggaran, Mirza Ingin Terapkan Sukuk dan Obligasi Daerah
-
Mark Dynamics (MARK) Tebar Dividen Rp90 per Saham, Berikut Jadwalnya