Pada kasus dengan modus investasi dan menyalahgunakan bisnis yang sah.
Jaksa Penuntun Umum (JPU) Kejaksaan Agung meminta Benny Tjokrosaputro agar dijatuhi hukuman mati sebab telah melakukan tindak kejahatan yang berulang. Tidak hanya itu, Benny juga dikenakan sanksi unttuk membayar sejumlah uang pengganti sebesar Rp. 5,7 triliun.
Apabila terdakwa Benny Tjokrosaputro tidak segera membayar uang pengganti dalam jangka waktu sebulan sesudah putusan, pengadilan yang memiliki kekuatan hokum tetap atau inkrah, akan menyita dan melelang harta benda terdakwa.
Jaksa menilai terdakwa telah melakukan dua perbuatan tindak pidana korupsi. Benny Tjokrosaputro menjadi terpidana kasus tindak korupsi PT Asuransi Jiwasraya. Kerugian Negara yang terhitung sekitar Rp. 16.806 triliun serta keuntungan yang telah dinikmati seluruhnya sekitar Rp. 6.078 triliun, pernyataan ini didasarkan pada keputusan Mahkamah Agung pada 24 Agustus 2021.
Jaksa Penuntut Umum menilai Benny Tjokrosuyoso terbukti melakukan korupsi dimana mengakibatkan kerugian Negara yang cukup besar, sekitar Rp. 22,7 triliun dari pengelolaan dana PT Asabri. Adapun tindak pidana korupsi oleh Benny Tjokrosaputro yang dilakukan bersama-sama dengan tujuh terdakwa lain.
Tuntutan oleh JPU berdasarkan dakwaan kesatu primer Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP dan kedua primer Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Pencucian Uang.
“Supaya majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat segera memutuskan terduga Benny Tjokrosaputro dengan sah dinyatakan sudah melakukan tindak pidana pencucian uang serta korupsi. Menghukum terdakwa Benny Tjokrosaputro dengan pidana mati,” ujar Jaksa Penuntun Umum Wagiyo ketika persidangan di Pengadilan Tidak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (26/10) dikutip dari Antara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub