/
Kamis, 27 Oktober 2022 | 19:13 WIB
Kapolda sumbar teddy minahasa (suara.com)

Kasus yang cukup mengguncangkan tanah air lantaran jenderal berbintang dua ini lekas menduduki jabatan barunya sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nico Afinta. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, Irjen Teddy Minahasa diduga ikut andil dalam kasus penjualan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu. Berawal dari laporan masyarakat terkait jaringan peredaran narkoba gelap dimana Irjen Teddy Minahasa terlibat didalamnya.

Sementara itu, beredar informasi bahwa Irjen Teddy Minahasa Putra menjual barang haram tersebut. Akan tetapi, Kapolri belum menjabarkan lebih lanjut lagi pasal penjualan barang narkotika jenis sabu.

Munculnya kasus ini, menuai banyak kecaman misalnya oleh Mantan Kepala Badan Intelijan Strategis (Kabais) Laksda Purn. Soleman B. Ponto, menilai terbongkarnya kasus Teddy Minahasa ini seperti menampar wajah Kapolri.

“Itu sama saja menampar mukanya Kapolri. Baru diangkat, baru ini muncul,” ujar Soleman yang dikutip Suara.com dari unggahan akun Youtube Refly Harun, Selasa (18/10/22).

Dugaan Soleman tentang hal ini terdapat data lama yang belum terdeteksi oleh Kapolri yang menjadikan Teddy Minahasa dipercaya untuk dapat menduduki jabatan Kapolda Jawa Timur. 

Menurut pengalaman Soleman yang telah mengikuti Wanjakti selama 5 tahun, Kapolri harus terlebih dahulu mendapatkan data penting terkait calon Kapolda yang baru, yakni Irjen Teddy Minahasa. 

Telah beredar berita penangkapan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Jumat (14/10/22) kepada Irjen Teddy Minahasa terkait kasus dugaan peredaran gelap narkoba. Hari Senin (17/10/22), Teddy Minahasa dilakukan pemeriksaan dalam kasus yang mengikatnya. 

Pemeriksaan dilakukan secara parallel, pelanggaran etik oleh Divisi Profesi dan Pengamana Polri dan pemeriksaan tindak pidana oleh Kepolisisan Daerah Metro Jaya berdasarkan pernyataan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Dedi Prasetyo. 

Baca Juga: Cek Kejiwaan Anggota Polres Malang Setelah Tragedi Kanjuruhan, Mabes Polri Turunkan Tim SSDM

Kasus yang menimpa Irjen Teddy Minahasa ini akan terus dikembangkan hingga terungkap pengedar yang mengarah pada anggota personel berpangkat AKBP yang merupakan mantan Kapolres Bukittinggi.

Load More