Kasus yang cukup mengguncangkan tanah air lantaran jenderal berbintang dua ini lekas menduduki jabatan barunya sebagai Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nico Afinta.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, Irjen Teddy Minahasa diduga ikut andil dalam kasus penjualan barang bukti narkoba jenis sabu-sabu. Berawal dari laporan masyarakat terkait jaringan peredaran narkoba gelap dimana Irjen Teddy Minahasa terlibat didalamnya.
Sementara itu, beredar informasi bahwa Irjen Teddy Minahasa Putra menjual barang haram tersebut. Akan tetapi, Kapolri belum menjabarkan lebih lanjut lagi pasal penjualan barang narkotika jenis sabu.
Munculnya kasus ini, menuai banyak kecaman misalnya oleh Mantan Kepala Badan Intelijan Strategis (Kabais) Laksda Purn. Soleman B. Ponto, menilai terbongkarnya kasus Teddy Minahasa ini seperti menampar wajah Kapolri.
“Itu sama saja menampar mukanya Kapolri. Baru diangkat, baru ini muncul,” ujar Soleman yang dikutip Suara.com dari unggahan akun Youtube Refly Harun, Selasa (18/10/22).
Dugaan Soleman tentang hal ini terdapat data lama yang belum terdeteksi oleh Kapolri yang menjadikan Teddy Minahasa dipercaya untuk dapat menduduki jabatan Kapolda Jawa Timur.
Menurut pengalaman Soleman yang telah mengikuti Wanjakti selama 5 tahun, Kapolri harus terlebih dahulu mendapatkan data penting terkait calon Kapolda yang baru, yakni Irjen Teddy Minahasa.
Telah beredar berita penangkapan oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pada Jumat (14/10/22) kepada Irjen Teddy Minahasa terkait kasus dugaan peredaran gelap narkoba. Hari Senin (17/10/22), Teddy Minahasa dilakukan pemeriksaan dalam kasus yang mengikatnya.
Pemeriksaan dilakukan secara parallel, pelanggaran etik oleh Divisi Profesi dan Pengamana Polri dan pemeriksaan tindak pidana oleh Kepolisisan Daerah Metro Jaya berdasarkan pernyataan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Dedi Prasetyo.
Baca Juga: Cek Kejiwaan Anggota Polres Malang Setelah Tragedi Kanjuruhan, Mabes Polri Turunkan Tim SSDM
Kasus yang menimpa Irjen Teddy Minahasa ini akan terus dikembangkan hingga terungkap pengedar yang mengarah pada anggota personel berpangkat AKBP yang merupakan mantan Kapolres Bukittinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
Terkini
-
Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS
-
Bukan Ketupat dan Opor Ayam, Menu Lebaran Maia Estianty Sushi hingga Pasta
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Kebijakan WFA Setelah Lebaran Sampai Kapan? Ini Aturannya
-
Bukan Full Daring! Sekolah di Bogor Akan Terapkan Sistem Hybrid Demi Efisiensi
-
Syarat Mutlak Iran Bagi Kapal Internasional di Selat Hormuz Agar Bisa Melintas Dengan Selamat
-
Di Balik Amplop THR: Lebaran Sebagai Ruang Kelas Sunyi yang Membentuk Karakter Anak
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sambut SBY hingga Jokowi di Istana Negara
-
Catat Tanggalnya! Nekat Langgar Jalur di Pasar Bogor, Pengemudi Sayur Bakal Ditilang
-
Spesifikasi Redmi K100 Pro Max Bocor, Calon Raja Flagship dengan Chip 2nm dan Kamera 200MP