Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan bahwa pemerintah tidak akan mengintervensi atau ikut campur tangan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) yang akan diselenggarakan PSSI.
Zainudin menyebut bahwa pemerintah tidak memiliki kepentingan dan harapan apapun dari kongres luar biasa yang akan diselenggarakan PSSI dalam waktu dekat ini, sehingga menurutnya pemerintah juga tidak perlu ikut campur tangan soal hal itu.
Ia menuturkan bahwa KLB merupakan kewenangan dari federasi sepak bola itu sendiri, sehingga apapun hasilnya nanti silahkan untuk dijalankan.
"Sudah diputuskan, pemerintah tidak akan ikut campur. Kita tunggu saja, apapun hasilnya," kata Menpora di sela dirinya melakukan pengarahan kepada atlet binaan Universitas Semarang (USM) di Semarang, Minggu (30/10/2022) dikutip Antara.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kongres Luar Biasa PSSI yang direncanakan akan digelar pada bulan November 2023 kini bisa jadi digelar lebih cepat dari rencana awal.
Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan, percepatan gelaran kongres PSSI ini untuk menghindari perpecahan di dalam anggotanya.
Ia mengungkapkan, sebenarnya jika melihat ketentuan berdasarkan Statufa PSSI, Kongres Luar Biasa baru bisa akan digelar jika permintaan tersebut mencapai kuota 2/3 atau 50 persen anggota PSSI.
Belum cukup sampai di situ, kata dia, setelah permintaan tersebut telah mencapai batas ketentuan, selanjutnya Kongres Luar Biasa juga baru bisa digelar setelah 3 bulan penerimaan permintaan tersebut.
Sementara itu, untuk saat ini baru ada dua klub yang menyurati PSSI untuk menyelenggarakan KLB yakni Persebaya Surabaya dan Persis Solo.
Baca Juga: Keren! Begini Cara Pemain Bali United Isi Waktu Luang Jeda Kompetisi
"Tahapan Kongres Luar Biasa akan kami mulai dari berkirim surat pemberitahuan kepada FIFA berisi usulan kongres," kata Ketua Umum PSI Mochamad Iriawan, diunggah di akun Youtube PSSI TV, Sabtu (29/10/2022).
"Adapun alasan PSSI untuk mempercepat KLB, yang normalnya akan digelar pada November 2023, adalah demi mencegah perpecahan di kalangan anggotanya," imbuhnya.
Keputusan PSSI untuk mempercepat penyelenggaraan KLB pun merupakan hasil rapat Exco di Kantor PSSI pada Jumat (28/10/2022) kemarin. Hasil tersebut juga salah satunya dengan mempertimbangkan surat dari dua anggotanya yakni Persebaya dan Persis Solo yang mengirim surat beberapa waktu lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Kronologis Tewasnya Bocah Aborigin di Australia, Pelaku Diamuk Massa, Kerusuhan Pecah
-
36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Mei 2026, Klaim Star Shards hingga Pemain OVR 114
-
Korban Sipil Perang AS-Israel vs Iran Terus Bertambah, 44 Pelaut Dilaporkan Tewas
-
Jam Berapa Flower Moon di Indonesia? Ini Waktu Terbaik Melihatnya
-
Indef Nilai KUR Bunga 5 Persen Yang Dicanangkan Presiden Prabowo Efektif Bantu UMKM
-
Wajib Coba! 7 Kuliner Legendaris Jogja Paling Dicari Wisatawan, Lengkap Pagi hingga Malam
-
Kupeluk Kamu Selamanya: Sebuah Refleksi Kasih Tanpa Batas, Ruang, dan Waktu
-
Zionis Israel Terus Gempur Lebanon Saat Gencatan Senjata, 12 Tewas, Anak-anak Jadi Korban
-
Pedoman Hardiknas 2026: Tema, Logo, dan Susunan Upacara Sesuai Kemendikdasmen
-
Tuduhan Amien Rais ke Prabowo Hoaks, Pemerintah Ancam Tempuh Jalur Hukum