Cristiano Ronaldo mengatakan bahwa dia hampir saja bergabung dengan tim rival Manchester United yakni Manchester City sebelum akhirnya dia memilih untuk bergabung dengan setan merah.
Striker asal Portugal itu menjadi perbincangan di media akhir-akhir ini setelah wawancaranya di sebuah stasiiun televisi beberapa waktu lalu.
Dalam wawancara tersebut dia memberikan lebih banyak detail tentang versinya tentang peristiwa di Old Trafford. "Sejujurnya, itu hampir saja," katanya tentang kemungkinan bergabung dengan City.
Ronaldo kembali ke Old Trafford dari Juventus pada Agustus 2021 - 11 tahun setelah dia meninggalkan klub untuk bergabung dengan Real Madrid.
Pada saat itu dilaporkan dia diinginkan oleh bos City Pep Guardiola dan, meskipun Ronaldo mengkonfirmasi ketertarikannya, dia mengatakan dia memutuskan untuk bergabung dengan United setelah berbicara dengan manajer lamanya Sir Alex Ferguson.
"Seperti yang Anda ketahui, sejarah saya di Manchester United, hati Anda, perasaan Anda seperti yang Anda rasakan sebelumnya, membuat perbedaan. Dan tentu saja, Sir Alex Ferguson.
"Saya berbicara dengannya. Dia berkata kepada saya, 'tidak mungkin Anda datang ke Manchester City'. Dan saya berkata 'Oke, bos'."
Ronaldo, yang akan absen dalam pertandingan persahabatan Portugal dengan Nigeria pada Kamis karena sakit perut, mengkritik sikap dan profesionalisme para pemain muda selama wawancara, menuduh mereka
"tidak menghormati" rekan setim mereka yang lebih tua dan lebih berpengalaman.
Baca Juga: Grealish Semakin Dekat untuk Jadi Starter Inggris
"Rasa lapar mereka [berbeda]," tambahnya. “Saya pikir mereka memiliki segalanya dengan lebih mudah,
semuanya mudah, mereka tidak menderita – dan mereka tidak peduli.
“Maksud saya bukan hanya beberapa di Manchester United, tapi semua tim di semua liga di dunia, yang lebih
muda tidak sama dengan generasi saya.
"Tapi Anda tidak bisa menyalahkan mereka, karena itu adalah bagian dari kehidupan dan generasi baru, teknologi baru yang mengalihkan perhatian mereka."
Ronaldo memilih rekan setimnya di United dan Portugal Diogo Dalot, 23, sebagai salah satu dari sedikit pemain muda yang bisa dia puji.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026