Acara peringatan keluarga untuk para korban pembantaian Nanjing dimulai pada Jumat (25/11/2022) di Nanjing, ibu kota Provinsi Jiangsu, China timur.
Acara peringatan itu diadakan hanya dua pekan lebih menjelang hari peringatan nasional kesembilan untuk mengenang para korban pembantaian Nanjing yang akan digelar pada 13 Desember mendatang.
Pada 13 Desember 1937, tentara penjajah Jepang menduduki Nanjing, yang saat itu merupakan ibu kota China. Selama periode enam pekan, tentara Jepang telah membunuh lebih dari 300.000 warga sipil dan tentara China yang tidak bersenjata.
Keluarga para korban akan melakukan penghormatan untuk orang-orang tercinta mereka lewat berbagai cara, termasuk meletakkan bunga dan membakar dupa.
Total 14 orang, termasuk para penyintas pembantaian dan anggota keluarga, menghadiri acara pada Jumat itu yang digelar di Balai Peringatan Korban Pembantaian Nanjing oleh Tentara Jepang.
Mereka membungkuk, meletakkan bunga, membakar dupa, dan mengheningkan cipta untuk para korban di depan "Tembok Ratapan" di balai peringatan itu. Total 10.665 nama korban pembantaian terukir di tembok tersebut.
"Hari ini, kami datang ke sini untuk berkabung atas keluarga kami serta banyak kompatriot yang dibunuh secara tragis," ujar Chang Xiaomei, putri seorang penyintas Pembantaian Nanjing. "Sebagai keturunan para penyintas sekaligus pewaris kenangan bersejarah terkait Pembantaian Nanjing, kami bertanggung jawab untuk menyampaikan kebenaran sejarah."
Hingga sejauh ini pada tahun ini, enam penyintas Pembantaian Nanjing telah wafat, sehingga mengurangi jumlah penyintas yang terdaftar menjadi 55 orang, dengan rata-rata berusia di atas 92 tahun.
Baca Juga: Ada Kereta Anjlok Di Kampung Bandan, Simak Rekayasa Pola Operasi KRL Di Sini
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan