Pelatih Fisik Timnas Indonesia, Shin Sang Gyu terus menggenjot fisik Sandy Walsh dan para punggawa timnas Garuda lainnya di pemusatan latihan mereka di Bali.
Pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan bahwa memang penguatan fisik saat ini sangat dibutuhkan mengingat ada jeda kompetisi sehingga fisik para pemain harus segera dipullihkan.
"Memang penguatan dan fisik dasarnya sangat kurang saat ini. Apalagi harusnya liga bergulir tetapi dengan adanya Tragedi Kanjuruhan jadi mau tidak mau liganya libur. Jadi mempertahankan fisik dasar pemain itu susah sekali kemarin. Jadi TC kami dipercepat agar meningkatkan fisik dasar pemain," kata pelatih fisik Timnas Indonesia, Shin Sang-gyu.
"Memang fisik masih kurang ya, apalagi saat ini persiapan pendek. Saat ini kami berupaya meningkatkan fisik pemain. Seperti apa yang dibicarakan sebelumnya, pemusatan latihan sebelumnya juga sama dengan pemusatan latihan sekarang. Memang setiap pemain itu harus ada persiapan yang matang dulu di klub, baru datang ke timnas. Kalau begitu pasti akan lebih lancar lagi di timnas dan kekurangan fisik pemain saat ini memang fisik dasar, power, dan stamina, " tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Sementara itu, Ketum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan bahwa saat ini memang diakui kondisi fisik pemain masih perlu peningkatan.
"Kita ketahui saat ini kondisi Liga 1 belum bergulir jadi pemusatan latihan Timnas Indonesia dimulai dari 28 November. Memang kondisi tersebut tidak ideal tetapi hal ini harus dijadikan motivasi untuk meraih hasil terbaik di ajang Piala AFF 2022 nanti," kata Iriawan.
"Kami harap pemain tetap fokus, disiplin dan terus berjuang maksimal selama pemusatan latihan di Bali. Apalagi tempat latihan di Bali (Bali United Training Center) lapangannya sangat bagus," tambahnya.
Pemusatan latihan Timnas Indonesia di Bali sudah berlangsung sejak 28 November 2022 untuk persiapan mengikuti Piala AFF 2022. Semula, pemusatan latihan dijadwalkan dimulai pada 10 Desember 2022, namun akhirnya dipercepat lantaran Liga 1 musim ini yang sudah vakum sejak awal Oktober 2022 karena Tragedi Kanjuruhan tak kunjung bergulir kembali.
Baca Juga: Ketimbang Tokoh Parpol, Publik Ternyata Lebih Senang Capres 2024 Berlatarbelakang TNI
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush
-
Kejagung Periksa Kajari Pagaralam, Ini 5 Fakta Sebenarnya di Balik Isu OTT
-
Sisa THR Cuma 2 Jutaan? Ini 7 HP Gaming Murah Terbaik untuk Isi Waktu Luang
-
Di Balik Cekcok dengan Wabup, Ternyata Segini Total Kekayaan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya
-
Duel Cushion Viral: Somethinc vs Skintific, Mana yang Tahan Seharian Tanpa Luntur Saat Balik Ngantor
-
Lewat Statistik Akhir, Timnas Indonesia Ternyata Dominan Atas Bulgaria
-
Profil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya: Pewaris Dinasti Besar Viral Usai 'Semprot' Wakilnya Mantan Napi
-
3 Pemain Timnas Indonesia Paling Berpengaruh di Laga Kontra Bulgaria
-
7 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh dengan Baterai Bandel, Harga Mulai Rp3 Jutaan
-
Cekcok Soal Tarif 'Layanan' di Bandar Lampung Berujung Maut, Dua Perempuan Jadi Korban