/
Jum'at, 06 Januari 2023 | 10:05 WIB
aremania dan korban Tragedi Kanjuruhan demo di Mabes Polri (Suara.com/Alfian Winanto)

Tidak terasa tragedi memilukan yang memakan ratusan korban jiwa dan luka-luka di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur sudah mencapai ke-100 hari hingga Kamis, 5 Januari 2023 kemarin. 

Mengingat hal itu, Manajemen Arema FC akan menggelar doa bersama, tahlil dan khataman Al-Quran untuk memperingati 100 hari Tragedi Kanjuruhan.

Rencananya kegiatan tersebut akan dilakukan di Kantor Arema FC pada Senin (9/1/2023) mendatang.

“Kegiatan doa bersama dan tahlil untuk mengenang 100 hari Tragedi Kanjuruhan akan dilakukan di Kantor Arema FC pada Senin 9 Januari mendatang,” ungkap Komisari PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi (PT AABBI) Tatang Dwi Arifianto.

Doa bersama dan tahlil tersebut rencananya akan diikuti oleh pemain, manajemen dan Aremania serta mengundang tokoh agama dan anak yatim piatu serta warga sekitar.

“Nanti juga diikuti oleh pemain dan juga manajemen, seperti peringatan 40 hari lalu, kami juga mengundang Aremania, tokoh agama, anak yatim piatu dan juga warga sekitar,” lanjut Tatang.

“Semoga kegiatan tahlil dan doa bersama nanti berjalan lancar dan tentu saja doa kita kepada arwah para korban Tragedi Kanjuruhan bisa tersampaikan,” tulisnya. 

Sebagai informasi, Tragedi Kanjuruhan, Malang yang memilukan itu terjadi ketika pertandingan antara tim tuan rumah Arema FC melawan rival abadinya Persebaya di Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang. 

Pada pertandingann tersebut, Arema yang didukung oleh ribuan suporter dari Aremania harus takluk dari Persebaya dengan skor 3-2.

Baca Juga: 4 Kader Baru PPP yang Diperkenalkan di Tasyakuran HUT Ke-50, Eks Deputi BIN Ikut Merapat

Entah bagaimana mulanya, usai pertandingan tersebut Aremania nampak tidak terima dengan kekalahan klub kesayangannya itu, mereka mencoba masuk ke lapangan. 

Namun, usaha mereka dihalangi oleh aparat keamanan yang mennjaga pertandingan tersebut. Sampai akhirnya terjadilah kerusuhan itu. 

Load More