Pelatih FC Barcelona Xavi Hernandez memburu gelar perdananya bersama Barca sebagai pelatih sejak kepindahannya dari Al-Sadd.
Partai final melawa Real Madrid di Piala Super Spanyol di King Fahd Stadium pada Senin (16/1/2023) dini hari pukul 02.00 WIB akan menjadi penentu bagi Xavi untuk membuktikan kinerjanya selama menangani klub Catalan tersebut sejak 2021 kemarin.
Berbicara kepada pers sebelum pertandingan, Xavi sempat berpose bersama dengan pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti di lapangan, kemudian dilanjutkan dengan sesi konferensi pers bersama awak media.
Dalam konferensi pers, Xavi mengatakan bahwa ia memiliki hubungan yang baik dengan pelatih Real Madrid tersebut baik ketika sebagai pemain maupun sebagai pelatih seperti sekarang.
"Saya memiliki hubungan yang baik dengan Ancelotti, kami telah bertemu berkali-kali. Dia pria sepak bola sejati. Kami tidak perlu melewati batas - ini pertarungan olahraga, tidak ada yang lain. Kami harus menunjukkan kekaguman dan rasa hormat terhadap lawan kami ," kata Xavi di ruang pers di stadion King Fahd.
"Saya bisa melihat tim Real Madrid yang kuat dan mereka memiliki keunggulan psikologis karena mereka memiliki lebih banyak pengalaman di final. Kami harus menunjukkan ambisi dan keinginan kami, pada akhirnya, untuk memenangkan trofi," tambah pelatih Barça tersebut.
Xavi melanjutkan bahwa mereka harus memenangkan laga final ini untuk membuktikan bahwa mereka merupakan tim dengan ambisi yang besar untuk meraih juara.
"Kami harus memenangkan final ini. Ketika saya menjadi pemain, saya merasakan tekanan yang sama seperti sekarang karena kami adalah Barça dan itu tidak pernah berubah. Kami akan berusaha untuk menjadi yang terbaik. . Sekarang kami berada di final, tujuan kami adalah memenangkan trofi dan membawanya kembali ke Barcelona."
Sang pelatih mengakui bahwa ia memiliki semua senjata yang dimilikinya untuk pertarungan El Clasico nanti malam.
Baca Juga: Gak Nanggung, Mykhaylo Mudryk Tandatangani Kontrak Berdurasi Delapan Setengah Tahun Bersama Chelsea
"Kami memiliki semua pemain kami yang tersedia. Kami harus menunjukkan bahwa kami memiliki kepribadian dan gaya permainan kami. Kami harus berhati-hati terhadap serangan balik mereka di mana mereka kuat. Tujuannya adalah menyerang dan bertahan sebaik mungkin."
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?