Lantunan tahlil 'La ilaha illa l-Lah' terdengar menggema di Dusun Pematang Besaro, Desa Teluk Raya, Kecamatan Kumpeh, Muaro Jambi, Provinsi Jambi saat aparat kepolisian membubarkan paksa aksi damai para warga, Kamis (20/7).
Jerit tangis dan ketakutan dari anak-anak juga terdengar dalam video yang memperlihatkan sejumlah polisi meminta ibu-ibu untuk membubarkan diri.
"mereka duduk mengaji menolak lahannya diambil perusahaan sawit," tulis caption pada video yang dibagikan akun Twitter @iwan_nurdin
Meski suara tahlil dan jerit tangis anak-anak terdengar jelas, hal itu tak menyurutkan aparat kepolisian untuk tetap membubarka aksi damai para warga ini.
"Kejadian terjadi hari ini, Kamis 20/7 pukul 10.30, Dusun Pematang Besaro Desa Teluk Raya, Kec. Kumpeh, Muaro Jambi. 27 orang ditahan. Masyarakat aksi damai mempertahankan lahan kehidupan mereka. Namun penanganan dan pembubaran diakhiri memperlihatkan posisi kepolisian,"
Sementara di video ketiga, terlihat sejumlah pria diamankan oleh aparat ke mobil polisi.
Menurut keterangan dari Kapolres Muaro Jambi, AKBP Muharmad Arta, pihaknya terpaksa membubarkan aksi warga itu karena sudah melanggar aturan dan ketentuan yang berlaku.
"Polda Jambi terpaksa membubarkan warga karena telah dua minggu memblokir jalan utama perusahaan tersebut," katanya mengutip dari Antara.
Dari kejadian kemarin, puluhan orang berhasil diamankan dan langsung dibawa untuk penyelidikan lebih lanjut.
Pemblokiran jalan oleh warga Desa Teluk Raya, Dusun Pematang Bedaro, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kabupaten Muaro Jambi ini sudah berlangsung selama 17 hari. Warga memblokir jalan utama PT Fajar Pematang Indah Lestari.
Pemblokiran jalan merupakan buntut dari diamankannya lima orang masyarakat desa setempat oleh Polda Jambi. Mereka menuntut Polda Jambi untuk melepaskan lima orang yang diamankan Polda Jambi.
Berita Terkait
-
Aksi Damai Warga Dusun Pematang Besaro Menolak Lahan Diambil Perusahaan Sawit Berujung Dibubarkan Paksa
-
Viral Video Penangkapan Curanmor di Suramadu, Terduga Pelaku Terikat dan Tergeletak di Jalan
-
Maling Bergaya ke CCTV Sambil Gasak 2 Motor, Netizen: Malah Nyindir Polisi
-
Video Bajing Kids Viral, 41 Anak Denpasar Dan Badung Jadi Anggotanya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret