-
Spanyol setuju menampung kapal MV Hondius setelah wabah Hantavirus menyebabkan kematian beruntun penumpang.
-
Tiga orang dinyatakan tewas dan dokter kapal dalam kondisi kritis akibat infeksi virus.
-
Evakuasi ke Kepulauan Canaria dilakukan berdasarkan misi kemanusiaan dan perlindungan warga negara Spanyol.
Suara.com - Pemerintah Spanyol akhirnya membuka pelabuhan di Kepulauan Canaria untuk menampung kapal pesiar MV Hondius yang kini berstatus darurat medis global.
Langkah evakuasi ini diambil setelah virus mematikan jenis Hantavirus terkonfirmasi menjadi penyebab rangkaian kematian misterius di atas kapal mewah tersebut.
Dikutip dari Elpais, keputusan ini mengakhiri ketidakpastian nasib ratusan penumpang yang sempat tertahan di perairan Tanjung Verde tanpa izin bersandar.
Kematian pertama menimpa seorang pria Belanda berusia 70 tahun yang mengalami gagal napas akut di tengah perjalanan Atlantik Selatan.
Tragedi berlanjut saat istri korban yang sedang mengurus repatriasi jenazah di Afrika Selatan juga meninggal dengan gejala serupa.
Pihak otoritas medis baru menyadari kegawatan situasi setelah hasil laboratorium di Afrika Selatan mengonfirmasi infeksi positif Hantavirus.
“Spanyol memiliki kewajiban moral dan hukum untuk membantu orang-orang ini, yang di antaranya juga terdapat beberapa warga negara Spanyol,” ungkap Kementerian Kesehatan dalam rilis persnya.
Kapal yang mengangkut 149 orang tersebut kini menjadi fokus penanganan epidemiologi lintas negara untuk memutus rantai penularan.
Situasi semakin pelik karena dokter kapal yang seharusnya menjadi garda terdepan penanganan justru jatuh sakit dalam kondisi kritis.
Baca Juga: 6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah
Total terdapat tiga kematian yang diduga kuat berkaitan langsung dengan serangan virus yang biasanya berasal dari hewan pengerat ini.
Hingga saat ini, para ahli kesehatan masih melacak sumber awal masuknya virus ke dalam lingkungan tertutup kapal pesiar tersebut.
Otoritas Tanjung Verde sebelumnya menolak keras izin sandar bagi MV Hondius karena risiko penyebaran wabah yang dianggap terlalu tinggi.
Perjalanan yang awalnya dijadwalkan sebagai wisata ekosistem terpencil kini berubah menjadi misi penyelamatan nyawa di bawah pengawasan WHO.
Kapal MV Hondius diperkirakan akan tiba di dermaga Spanyol dalam kurun waktu tiga hingga empat hari ke depan.
Tim medis khusus telah disiagakan untuk menjemput penumpang dengan protokol isolasi ketat guna mencegah kebocoran virus ke daratan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan