Suara.com - Saya adalah warga Kota Bekasi yang cukup risih mendengar maraknya aksi bully di media sosial soal kota yang saya huni ini. Tapi dari lubuk hati terdalam, saya terpaksa setuju dengan kritikan pedas orang-orang yang mengejek Bekasi, terutama soal jalan rusak.
Saya tinggal di Taman Wisma Asri, Bekasi Utara. Jalan raya di depan gerbang pintu masuk perumahan saya rusak parah. Bukan baru-baru ini saja, tapi sudah lama dan terkesan dibiarkan terus begitu saja oleh pihak Pemerintah Kota Bekasi.
Akibatnya, setiap pagi, saat jam masuk sekolah dan kantor, suasana di gerbang selalu membuat urat syaraf tegang. Bagaimana tidak, selalu terjadi kemacetan lantaran mobil-mobil yang datang dari arah utara harus berjalan pelan-pelan akibat jalan rusak. Akibatnya, mobil-mobil yang hendak keluar dari perumahan pun terhambat. Macet parah.
Tentu hal ini sangat mengganggu kelancaran aktivitas dan produktivitas pengguna jalan. Padahal, saya dan juga banyak warga lainnya sudah berupaya menjadi warga yang baik dengan membayar pajak. Tapi apa yang kami dapat? Di media massa, pemerintah hanya melontarkan janji-janji, tanpa pernah terealisasi.
Dikirim oleh Veri Andi Rahmanto, Bekasi Utara
Surat Pembaca bisa dikirim ke email: redaksi@suara.com
Berita Terkait
-
Sequis Shepreneur Hadir Perkuat Literasi Finansial dan Bisnis Perempuan
-
BKI Perkuat Standar Kapal Nasional Lewat Sosialisasi Teknis 2026
-
Gelar Aksi, Komite Pemuda Anti Korupsi Desak BPK Audit Dugaan Kredit Macet Kalla Group
-
Inovasi Baru PGTC 2026: Energy AdSport Challenge Jadi Wadah Mahasiswa Berprestasi Jalur Non-Akademis
-
BRI Consumer Expo Jakarta 2026 Hadir di JICC: Banjir Promo Hunian, Kendaraan, Sampai Tiket Pesawat
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Inventure : Pasca Pandemi, Digital Payment akan Terus Alami Peningkatan
-
Saya Tak Pernah Pakai Nomor Pascabayar Indosat Tapi Ditagih Bayaran
-
Kecewa dengan Staf BTN Cabang Ciputat
-
Internet Indosat Bermasalah, Data Pemilik Berubah
-
Nasib Rawa Kutuk Pamulang Barat, Sumber Air Warga Diurug
-
Hukuman Pemerintah Tak Bikin Jera Pembuang Sampah
-
Sanksi Bagi Pelaku Intimidasi Terhadap Pelapor Beras Plastik
-
Dulu Motor Dilarang, Sekarang Dibolehkan Lagi
-
Trotoar Diserobot Pemotor Tak Tahu Diri
-
Apa Kabar Aplikasi Smart City Jakarta?