Suara.com - Saya heran nih. Di sekitar halte Transjakarta Pasar Senen, khususnya yang arah Ancol, kok banyak pedagang kaki lima yang bebas jualan di pinggir-pinggir halte ya.
Misalnya pedagang rokok, minuman, aksesoris telepon genggam, dan macam-macam. Posisi mereka persis mepet jalur Transjakarta.
Apakah mereka bayar ke oknum petugas Transjakarta? hanya PKL yang tahu.
Saya khawatir kalau mereka dibiarkan, akan menarik PKL lainnya untuk ikutan. Dari lima PKL, lama-lama bisa jadi belasan. Lama-lama itu jadi semrawut seperti jaman dulu.
Tolong pemerintah Jakarta, terutama perusahaan Transjakarta untuk menertibkan mereka agar tak memancing kesemrawutan lagi ya.
Dikirim oleh Jarot, karyawan, Jakarta Pusat
Surat Pembaca bisa dikirim ke email: redaksi@suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Inventure : Pasca Pandemi, Digital Payment akan Terus Alami Peningkatan
-
Saya Tak Pernah Pakai Nomor Pascabayar Indosat Tapi Ditagih Bayaran
-
Kecewa dengan Staf BTN Cabang Ciputat
-
Internet Indosat Bermasalah, Data Pemilik Berubah
-
Nasib Rawa Kutuk Pamulang Barat, Sumber Air Warga Diurug
-
Hukuman Pemerintah Tak Bikin Jera Pembuang Sampah
-
Sanksi Bagi Pelaku Intimidasi Terhadap Pelapor Beras Plastik
-
Dulu Motor Dilarang, Sekarang Dibolehkan Lagi
-
Trotoar Diserobot Pemotor Tak Tahu Diri
-
Apa Kabar Aplikasi Smart City Jakarta?