Kumpulan Berita KEPALA Terbaru Dan Terkini
-
Anies Dinilai Mampu Jadi Kepala Otoritas IKN, Pengamat: Bakal Pengaruhi Hubungan Politik
news -
PKB Pasrah Terkait Putusan Jokowi Soal Kepala Otorita IKN: Yang Penting Gigih Bekerja 24 Jam
news -
Geger! Carok Kades Sukosari Vs Kasun Jatiroto Lumajang
jatim -
Politisi PDIP Sebut Ahok Penuhi Syarat Jadi Kepala Otorita IKN: Pemimpin yang Berani
sumsel -
Kabar Buruk, 4 Siswa di Paser Terjangkit Covid-19, PTM di Februari Terancam Batal, Kepala Disdikbud M Yunus Membenarkan
kaltim -
Nama Ahok Digadang-gadang Bakal Jadi Calon Kepala Otorita IKN, Pengamat: Masak Nggak Ada Orang Lain Selain Ahok Sih
news -
Pemkot Bontang Pastikan Program Rantang Kasih Tak Gunakan Skema Lelang, Bahtiar Mabe Sebut Ada 2 Opsi
kaltim -
Cibiran Ruhut Sitompul Soal Isu Anies Baswedan Jadi Kepala Otorita IKN: Ia Tidak Mampu
bekaci -
PDIP Usul Sosok yang Jadi Kepala Otorita IKN, Nama Ahok Disebut
news -
IKN Baru di Kaltim, Hasto Kristiyanto Sebut Nama-nama Calon Kepala Otorita Nusantara Sudah Ditangan Jokowi
kaltim -
Sekjen PDIP Sebut Ahok Penuhi Syarat Jadi Kepala Otorita IKN
riau -
Sebut Ahok Penuhi Syarat Jadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara, Sekjen PDIP: Kami Serahkan ke Presiden Jokowi
sumbar -
Sebelum Pilih Kepala Otorita IKN, Jokowi Diwanti-wanti untuk Pertimbangkan Hal Ini
news -
Minta Jokowi Tunjuk Putra Daerah jadi Kepala Otorita IKN, Aliansi Borneo: Kami Jangan Hanya Jadi Penonton
news -
Hasto PDIP Ungkap Banyak Nama Telah Dikantongi Jokowi untuk Pimpin IKN Nusantara, Siapa Saja?
news -
Bandingkan Shenzen hingga Dubai dengan Calon IKN, Publik Sebut Cuitan Ridwan Kamil Mirip Buzzer: Calon Ketua Otorita?
news -
KSAL Ajukan Penghapusan 22 Kapal Karena Sudah Tak Layak
news -
Soal Sosok yang Jadi Kepala Otorita IKN, Ngabalin: Kalau Presiden Pilih Ahok, Kenapa?
news -
Pengamat Nilai Anies Baswedan Mungkin Mampu Jadi Kepala Otorita IKN, Ini Alasannya
news -
Paguyuban Pasundan Berharap Presiden Jokowi Tunjuk Ridwan Kamil Jadi Kepala Ibu Kota Negara Nusantara
jabar -
Plt Kepala Ombudsman Aceh Rudi Ismawan meninggal dunia
sumut