Suara.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto memberikan komentar mengenai sosok yang akan menjadi Kepala Otorita IKN.
Hasto Kristiyanto menyebutkan nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Dikutip dari makassar.terkini.id--jaringan Suara.com, Ahok diusulkan menjadi Kepala Otorita IKN oleh Hasto.
Hasto menilai Ahok berhasil memimpin DKI Jakarta sehingga dianggap tepat membangun IKN.
"Siapa yang akan diputuskan itu kami serahkan kepada Presiden Jokowi, hanya saja PDIP punya nama nama calon yang memenuhi syarat untuk itu, termasuk Pak Basuki Tjahaja Purnama," kata Hasto, dikutip dari makassar.terkini.id--jaringan Suara.com.
Hasto menilai sosok pimpinan IKN harus visioner, komprehensif dan memiliki pandangan yang luas soal tata kota.
Sementara itu, Hasto menginginkan Tri Rismaharini dan Abdullah Azwar Anas yang menjadi kandidat untuk fokus dalam jabatan yang mereka emban saat ini.
Diketahui, pengamat politik Ujang Komarudin memberikan wejangan kepada Jokowi.
Ia berharap agar Jokowi tak memilih orang yang pernah dipidana dan kontroversial.
"Namun, jangan sampai Jokowi pilih orang yang kontroversial, orang yang pernah dipidana, dan orang yang bermasalah karena rakyat ingin memastikan Jokowi pilih orang yang tak kontroversial, agar tidak kontraproduktif," jelas Ujang.
Berita Terkait
-
Ayu Thalia Jadi Tersangka atas Laporan Anak Ahok, Polisi Tak Lakukan Penahanan
-
IKN Baru di Kaltim, Hasto Kristiyanto Sebut Nama-nama Calon Kepala Otorita Nusantara Sudah Ditangan Jokowi
-
Pembangunan IKN Baru di Kaltim Disebut Judy Harianto Perlu Dukungan Semua Pihak: Ibu Kota yang Sangat Sentra
-
Faldo Maldini Bicara soal IKN: Ini Jadi Simbol Politik Perlihatkan ke Dunia
-
Pernah jadi Gubernur Jakarta, PDIP Sebut Ahok Penuhi Syarat jadi Pimpinan Ibu Kota Baru Nusantara
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan