Catfishing semakin banyak terjadi dalam beberapa tahun terakhir sejak berkembangnya media sosial dan kencan online. Sederhananya, catfishing merupakan hubungan dengan orang sungguhan dengan identitas palsu untuk membangun hubungan dengan orang lain baik melalui situs jejaring sosial atau platform kencan. Ini sangat merugikan secara fisik maupun mental.
Sulit diketahui ketika seseorang mengalami catfishing, tapi empat tanda ini perlu diwaspadai :
1. Mereka meminta uang
Banyak pelaku catfishing di kencan online yang mencari kiriman uang dari korban. Seseorang yang belum pernah ditemui meminta uang adalah tanda bahaya. Mereka minta uang karena banyak alasan, misalnya sedang berada di tempat yang sulit. Beberapa dari mereka mungkin secara terang-terangan meminta uang, sementara yang lain akan menciptakan kisah yang emosional untuk meyakinkan.
2. Foto-foto mereka terlihat profesional
Kemungkinan foto yang diterima dicuri dari akun orang lain jika mereka terlihat seperti seorang model. Setiap kali meminta foto dan orang tersebut merespons dengan gambar berkualitas studio, diedit dengan baik, dan disusun dengan tepat, waspadalah bahwa dia penipu. Dengan menggunakan alat seperti Google Image Search, carit tahu apakah foto yang dikirimkan itu palsu.
3. Pernyataan suka berlebihan
Ciri-ciri pelaku catfishing adalah mereka berusaha untuk menampilkan versi ideal dari kehidupan mereka. Ini bisa membuat orang tergila-gila padanya, menciptakan skenario yang sempurna untuk pelecehan. Mereka terampil menggunakan emosi korbannya begitu mereka mendapatkan kepercayaan, mereka berusaha memenangkan simpati atau uang.
4. Menolak panggilan video
Baca Juga: Gunung Yang Belum Disambangi Khansa Syahla "Khansa_Summiters"
Jika telah mengobrol dengan seseorang secara online dalam waktu yang sudah cukup lama, tapi mereka menolak permintaan untuk percakapan telepon atau video call mereka mungkin adalah si penipu. Mereka bisa saja mencari alasan mengapa tidak bisa melakukannya, seperti kamera mereka rusak atau mereka sibuk dengan keluarga. Punya banyak alasan untuk menjauh dari video atau panggilan telepon karena takut penipuannya terbongkar.
Berita Terkait
-
Viral Habib Jindan Sebut Pesulap Merah Penipu: Kalian Ngikutin Cara Dukun
-
Polisi Tangkap Pelaku Penipuan di Sumut, Modus Promo Hp Murah Lewat Facebook
-
Tak Terima Disebut Penipu, Gus Samsudin Minta Ganti Rugi Ratusan Miliar ke Pesulap Merah
-
Mantan Suami Lina Jubaedah Dituding Penipu Kasus Visa Amerika, Korban Beberkan Hal Ini
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka
-
Polemik Panggil Kepala Dinas, Wabup Lebak: Itu Cara Saya Selesaikan Bencana dan Masalah Pasar
-
Bantah Dalih Pujian Bupati, Amir Hamzah Bongkar Perangai Kasar Hasbi di Depan OPD
-
Amir Hamzah Lawan Balik, Sebut Pidato Bupati Lebak Arogan dan Tidak Berpendidikan?
-
7 Fakta Kemacetan Parah di Bakauheni, Truk Antre Panjang Lumpuhkan Jalinsum hingga Tol
-
Diskon 50 Persen di Alfamart, Snack Favorit Ini Bikin Banyak Orang Borong Sekaligus
-
Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global
-
Bantah Menghina, Bupati Lebak Dalihkan Sebutan 'Mantan Napi' Sebagai Pujian Prestasi untuk Wakilnya
-
Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu
-
Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras