Sosok Farhat Abbas memang sudah kontroversial. Seringkali tingkah dan ucapannya menarik perhatian masyarakat, dan menyulut beragam komentar yang membuatnya menjadi viral. Dan tampaknya kali ini Farhat pun berusaha menarik perhatian dengan ikut menyampaikan suara terkait Kasus Brigadir J.
Tak bisa dipungkiri bahwa rasa penasaran masyarakat tentang kebenaran dibalik simpang siur berita terkini terkait Brigadir J dan tersangka Irjen Ferdy Sambo membuat kasus ini sangat menjadi sorotan. Kabar terkini tentang kasus ini selalu ditunggu-tunggu dan akan menjadi viral dalam hitungan jam. Masyarakat terus berusaha mencari tahu siapa saja pihak yang dapat dimintakan pertanggungjawaban atas meninggalnya Brigadir J.
Dan karena maraknya pembicaraan kasus ini, akhirnya memunculkan banyak pihak memberikan komentar. Terutama dari kalangan praktisi hukum, partai politik, dan pemerintah. Terkini, Farhat Abbas, yang dikenal sebagai seorang Kuasa Hukum namun juga mantan suami dari Penyanyi Lawas Kondang, Nia Daniaty, ikut memberikan suara untuk kasus yang sedang viral ini.
Dalam unggahan instagram story pribadinya, Farhat menuliskan "Sebaiknya Kapolri melepas semua perwira yang terkait kematian J, mereka yang tidak terlibat skenario pembunuhan dan hanya berperan setelah terjadi pembunuhan tsb, dgn alasan menjalankan perintah atasan (saat itu kadiv Propam) bebaskan dari tahanan, cukup hukum mereka dengan yg sesuai dengan kesalahannya saja. Bharada E yang nembak 3 kali aja saat ini dilindungi LPSK dan jadi pahlawan Pak MMD. Salam Pandai".
Kontra dengan masyarakat yang terus meminta pihak kepolisian agar seluruh pihak yang berkaitan dan mendukung peristiwa terbunuhnya Brigadir J ditangkap, Farhat malah meminta agar Perwira yang terkait kematian Brigadir J dibebaskan. Argumen Farhat ini mencuat dikarenakan menurutnya, para perwira tersebut hanya mengikuti perintah atasan yakni tersangka FS, sehingga seharusnya cukup dihukum dengan hal yang dilakukan oleh perwira tersebut saja, jangan dikaitkan dengan keseluruhan drama FS.
Tampak masih menggebu untuk menyampaikan pikirannya, beberapa jam kemudian Farhat kembali memberikan suaranya terkait kasus Brigadir J ini. Dengan kembali menuliskan di story instagram pribadinya, Farhat mengunggah tulisan "Mengingatkan ke Kapolri dan Kabareskrim , lain kali kalo nunjuk pengacara Prodeo jgn sembarang tunjuk, buat kek Posbakum Bareskrim dgn masa dan periode bergantian, kerjasama dgn organisasi advokat, kalo perlu tes kejiwaan, biar kalo dicabut kuasanya ga ngoceh sana sini, gugat perdata, nuntut triliunan,". Melihat dari perkataannya, diduga tulisan tersebut ditujukan kepada Mantan Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara, yang beberapa hari lalu baru dipecat.
"Permalukan institusi, ayo balas! Beri pelajaran! Gugat balik! Laporin Pemerasan! Tangkap Biar Kapok! Ngaku aktivis? Emang kenapa kalo aktivis? Otot besi urat kawat lo keriting? Jangan pertontonkan topeng monyet dalam penegakan hukum di Indonesia! Saya marah kalau Polri dikhianati! (Farhat Abbas - Ketum Partai Pandai)". Farhat pun menambahkan, agar Deolipa dituntut balik karena telah mempermalukan institusi.
Dan unggahan ini mendapatkan beragam komentar negatif dari warganet, yang menganggap bahwa Farhat hanya mencari panggung dan sedang sepi job. Hal ini dikarenakan, dalam jeda waktu yang tidak terlalu lama dari komentarnya terkait Kasus Brigadir J, Farhat juga mengomentari Kasus Ibu Pencuri Coklat di Alfamart Tangsel yang sempat viral namun sudah berdamai dengan Pengacara Kondang Hotman Paris menjadi penengahnya. Sehingga Farhat dinilai mencari sensasi dari berita-berita yang sedang viral.
Baca Juga: Manchester United Kekeh Pertahankan Cristiano Ronaldo
Berita Terkait
-
Kasus Sudah Damai, Farhat Abbas Tiba-tiba Muncul Membela Ibu Pencuri Coklat di Alfamart Tangsel
-
CEK FAKTA: Barang Berharga dan Uang Tunai Brigadir J Bernilai Hampir 100juta Masih Disita
-
Valid atau Hoax? Kabar Terkini, Ada Isu LGBT dalam Drama Ferdy Sambo dan Brigadir J
-
Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo Berbalik Terancam Dipidana!
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Waspada Gula Darah Naik? Ini Jawaban Ilmiah Konsumsi Kurma untuk Diabetes
-
Tok! Bupati Bogor Larang Total Karaoke, Spa, dan Klub Malam Beroperasi Selama Ramadan 1447 H
-
Pekanbaru Raup Untung Rp349 Miliar dari Opsen Pajak Kendaraan
-
Penjualan Konsol Menurun di Awal 2026: PS5 Mampu Ungguli Nintendo Switch 2
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Komisi III DPR RI Siap Kawal Kasus Meninggalnya Nizam Safei
-
Viral Video WNI di Jepang Ronda Sahur, Warganet Indonesia Ikut Minta Maaf
-
Magrib Jogja Hari Ini Jam Berapa? Ada yang Buka Puasanya Lebih Cepat dari Kemarin
-
Misteri Kematian Bripda Dirja Pratama: Sempat Telepon Ibu Saat Subuh, Siang Pulang Tak Bernyawa