Beredar video dua Warga Negara Asing (WNA) melakukan penghinaan dan tindakan kekerasan terhadap Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, viral di media sosial.
Usai viral, dua WNA bernama Maziar Darvishi asal Australia dan Megumi Tadatsu asal Jepang tersebut akhirnya meminta maaf secara resmi kepada petugas Imigrasi Bandara Soetta.
Sementara itu, Kepala Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Muhammad Tito Andrianto mengatakan, kejadian itu terjadi pada 17 Oktober 2022 di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta sekitar pukul 19.35 WIB. Ketika Maziar dan Megumi bersama dua anak akan terbang ke Australia menggunakan pesawat QF42.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen keimigrasian, empat WNA itu telah overstay masing-masing selama dua hari. Sesuai ketentuan, mereka diminta membayar beban biaya overstay tersebut," ucap Tito pada Rabu (19/10/2022).
"Karena kejadian itu, mereka batal terbang ke Australia. Mereka meninggalkan kantor Imigrasi begitu saja. Petugas hanya menahan paspor mereka," katanya.
Ia menambahkan, tindakan kedua WNA tersebut sangat menyinggung Imigrasi Republik indonesia.
"Kami Sangat tersinggung, pak Menteri juga sangat tersinggung. Tindakan ini sudah masuk dalam unsur pidana. Namun dengan permintaan maaf dua WNA itu, imigrasi tidak akan melanjutkan kasus ini ke ranah hukum. Mereka juga tidak perlu membayar overstay tapi akan kami deportasi dan cekal," imbuhnya.
Dalam kesempatan yang berbeda, Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Kombes Sigit Dani Setiono memberikan apresiasinya dalam menyelesaikan kasus dengan sistem restorative justice.
"Sangat bijak dan tepat. Apalagi sudah ada permintaan maaf dari yang bersangkutan, ini bisa menjadi pelajaran bagi WNA yang datang ke Indonesia. Ini sudah sesuai dengan arahan dan kebijakan pak Presiden," pungkasnya Sigit.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Hotman Paris Berkomentar, "Sangat memalukan! Membawa Nama Bangsa dan Negara". Untuk Siapa?
-
CEK FAKTA: Pemenang Maraton Asal Australia yang Tidak Dibayar Hadiah 150 Juta, Ditanggapi Penyelenggara Bahwa Hadiah Jadi 50 Juta. Dipotong Pajak 70%?
-
VIRAL! Pelari Australia Menang Kompetisi Maraton di Indonesia, Hadiah 150 Juta Tidak Dibayar. Warganet: BIKIN MALU
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap
-
Mari Dapatkan Solusi Kredit Mobil dan EV Modern dari BRI KKB Melalui BRImo
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Waspada! IHSG Bisa Menuju Level 6.000 Lagi, Ini Pemicunya
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Jangan Lewatkan, Kredit Mobil dan EV Lebih Ringan Bersama BRI KKB di BRImo
-
Pilihan Kendaraan Komersial Ringan di Tengah Isu Impor Pemerintah
-
Berpacu dengan Waktu: 80 Warga Jabar Terjebak di Zona Perang Timur Tengah Menanti Dievakuasi
-
BRI Dorong Kepemilikan Mobil Baru Lewat KKB dengan DP Ringan dan Dukungan Pembiayaan EV
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!