/
Jum'at, 02 September 2022 | 20:12 WIB
Pengacara Kondang, Hotman Paris Hutapea (Instagram)

Hotman Paris Hutapea, Pengacara Kondang yang sudah teruji kredibilitasnya. Namanya begitu tersohor, dikarenakan kekayaan yang dimilikinya, mulai dari rumah mewah, villa di Bali, mobil kelas Sultan, hingga cincin berlian milyaran. Dan semakin menaikkan namanya karena ia sering memberikan jasa konsultasi hukum gratis, bahkan banyak kasus yang benar-benar didampingi prosesnya hingga selesai, tanpa bayaran.

Kali ini, Hotman kembali menjalankan kegiatan sosialnya, yakni memberi pendampingan dan konsultasi hukum gratis. Hari ini, Jumat, 2 September 2022, Hotman menggelar acara konsultasi hukum gratis dengan judul "Hotman 911" di ATLAS Beach Fest, Canggu, Bali. Acara ini digelar untuk mengundang secara terbuka bagi masyarakat yang ini melakukan konsultasi hukum gratis. Terlihat antusiasme ratusan warga yang ingin berkonsultasi hingga sudah datang lebih dulu sebelum acara dimulai

Ada pula WNA yang hadir, diantaranya para pemenang Indonesia International Marathon (IIM) yang memang sedang mencuat memiliki masalah dengan penyelenggara, yakni terjadinya wanprestasi atas hadiah yang dijanjikanan.

Hotman mengunggah rekaman video bersama 3 orang WNA pemenang IIM tersebut. Dalam salah satu videonya, Hotman menjelaskan bahwa 3 orang tersebut adalah Juara IIM di Bali. Dari ketiga orang WNA tersebut, sudah 2 orang yang terselesaikan pembayaran, yakni Jack sebagai Juara Pertama, dan Henrieta sebagai Juara Ketiga. Tetapi itupun setelah berjuang tiga bulan, dan diviralkan oleh Hotman. Masih ada 1 orang pemenang yang hadiah kemenangannya belum dibayar sampai sekarang, yaitu Mike, sebagai pemenang juara kedua.

Mike, WNA asal Australia tersebut mengatakan bahwa penyelenggara tidak memberikannya apapun, tidak ada hadiah yang diterimanya. Bahkan tidak ada konfirmasi dari penyelenggara terkait keterlambatan pengiriman hadiah. Hotman pun memperingatkan KONI untuk menyelesaikan kewajibannya, atau Hotman akan mendampingi Mike untuk menempuh upaya hukum segera.

Hal yang Memalukan Bangsa

"Kalau benar belum dibayar maka bisa kena pasal 378 KUHP tentang penipuan. Kita tunggu beberapa hari ini, kalau tidak membayar bisa lapor tindak tindak pidana, saya siap mendampingi," tegas Hotman.

Kejadian ini menurut Hotman merupakan hal yang memalukan bangsa, karena dilakukan oleh KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) yang merupakan organisasi olahraga resmi mewakili Indonesia. Dan dengan lokasi di Bali, yang menjadi tempat pariwisata warga asing, membuat kejadian ini harus sangat diperhatikan dan segera diselesaikan. "Sangat memalukan karena ini international marathon yang digelar di Bali yang merupakan daerah wisata internasional dan mendatangkan devisa. KONI bagian organ yang dibentuk, jadi bawa nama bangsa dan negara," tambahnya.

Fakta tentang komentar Hotman Paris tentang "Sangat Memalukan! Membawa Nama Bangsa dan Negara" ternyata ditujukan terhadap KONI pusat dan PT. Tata Media Prima/The Media Palace (TMP) yang terjerat masalah wanprestasi (tidak melakukan pembayaran) terhadap Pemenang Indonesia International Marathon di Bali.

Baca Juga: CEK FAKTA: Ferdy Sambo Bisa Bebas Bersyarat. Tidak Dihukum Mati dan Tidak Mendapat Kurungan Penjara 20 Tahun

Load More