Dokter tim Brasil, Rodrigo Lasmar mengatakan bahwa Neymar mengalami kerusakan ligamen di pergelangan kaki kanannya dan akan melewatkan dua laga sisa fase grup bersama Brasil. Penyerang berusia 30 tahun itu ditarik keluar lapanganada menit ke-80 setelah mendapat tekel keras dari pemain Serbia, Nikola Milenkovic pada saat timnas Selecao menang atas Serbia 2-0 pada laga perdana mereka di Piala Dunia 2022, Doha, Qatar.
Dengan wajah yang sedikit frustasi Neymar kemudian hanya duduk di bangku cadangan sembari menerima perawatan dari dokter tim. Di saat yang bersamaa, pemain Brasil lainnya, Danilo yang berposisi sebagai bek kanan juga mengalami cedera pada pergelangan kakinya dan akan ikut absen bareng Neymar di pertandingan selanjutnya.
"Neymar dan Danilo menjalani MRI pada Jumat sore dan kami menemukan kerusakan ligamen di pergelangan kaki keduanya," kata dokter tim Brasil Rodrigo Lasmar. "Penting untuk bersikap tenang dan mengevaluasi hari demi hari. Idenya adalah memulihkan mereka untuk sisa kompetisi."
Berbicara masalah ini, pelatih timnas Brasil, Tite mengatakan bahwa ia masih mempunyai keyakinan bahwa Neymar masih akan tetap bisa bermain di Piala Dunia ini, yang berarti ia sendiri optimis bahwa timnya akan lolos dari fase grup ke babak 16 besar.
“Neymar akan terus bermain di Piala Dunia. Saya tidak melihat dia cedera, kemampuan dia untuk mengatasinya bahkan sampai menipu saya,” kata Tite usai laga tersebut.
Sementara itu, mengenai cedera Neymar, pemain Paris Saint Germain itu mengalami sejumlah masalah cedera pada kaki kanannya selama beberapa tahun terakhir. Ia juga sempat absen pada Copa America tahun 2019 setelah menderita ligamen robek di pergelangan kaki kanannya dan absen selama beberapa minggu pada tahun 2021 karena cedera serupa.
Neymar dilanggar sembilan kali selama pertandingan melawan Serbia, menghasilkan empat tendangan bebas lebih banyak dari pemain lain di Piala Dunia tahun ini sejauh ini.
Usai pertandingan tersebut, Brasil tetap tak terkalahkan di laga pembuka mereka di 20 edisi Piala Dunia terakhirnya sejak menelan kekalahan 3-1 atas Spanyol pada tahun 1934. Brasil juga mememangkan dua pertandingan melawan Serbia pada laga sebelumnya yakni pada tahun 2018 dengan skor 2-0 dan pada pertandinan persahabatan dengan skor 1-0 pada tahun 2014.
Baca Juga: Happy Cipung Day! Erina Gudono Ikut Rayakan Ulang Tahun Rayyanza, Karena Ingin Dapat Hadiah 50 Juta?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Polisi dan Tentara Prancis Siaga 1 Jelang Laga Lawan Maroko: Trauma Kerusuhan 2022
-
Ricuh! Dua Jurnalis Baku Pukul di Konferensi Pers Prancis vs Maroko
-
Argentina Raja Statistik Piala Dunia 2026: Terdepan dalam Gol, Umpan, dan Akurasi
-
Resmi Jadi Pelatih Baru Chelsea, Xabi Alonso: The Blues Klub Terbaik Dunia
-
FIFA Pasang Badan! Collina Bela Putusan Kontroversial Wasit Francois Letexier
-
Di Balik Layar Piala Dunia 2026: Begini Cara FIFA Tangkis 500 Juta Serangan Siber per Hari
-
Sesaat Lagi Kick Off! Prancis vs Maroko: Duel Lini Tengah Jadi Kunci
-
Gagal di Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Tinggalkan Korsel: Keluarga Saya Mau Dibunuh
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar