TANTRUM - Penyakit tulang rapuh atau osteogenesis imperfecta (OI) merupakan penyakit langka yang diturunkan secara genetis.
Pemicunya adalah adanya proses pembentukan tulang yang tidak sempurna akibat kekurangan kolagen sehingga memicu tulang menjadi begitu rapuh.
Kewaspadaan terhadap penyakit ini dapat diindentifkasi dari fisik anak. Seperti bentuk kepala segitiga, deretan gigi yang tipis berwarna abu - abu dan beberapa kasus bagian putih pada mata berwarna kebiruan (blue sklera).
Menurut dokter spesialis endoktrin anak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Faizal, jika ciri tersebut ditemukan pada anak harus segera ditangani secara medis.
"Penanganan medis pada anak dengan OI sebetulnya bukan bertujuan untuk menyembuhkan penyakitnya tapi untuk meningkatkan kualitas hidup," ujar Faizal ditulis Bandung, Minggu, 22 Mei 2022.
Faizal menjelaskan penyakit OI tidak bisa disembuhkan karena sifatnya turunan. Meski demikian kata Faizal, dengan pengobatan medis dapat meminimalkan frekuensi patah tulang.
Faizal mengatakan dengan penanganan yang baik, tulang - tulang yang patah akan disambungkan kembali agar tidak ada pembengkokkan.
"OI bisa muncul pada saat bayi masih dalam kandungan atau muncul saat bayi sudah lahir," kata Faizal.
Saat dalam kandungan lanjut Faizal, sudah bisa diperkirakan seorang anak menderita OI.
Caranya ketika USG dapat terlihat adanya tulang bengkok ataupun saat persalinan bayi mengalami patah tulang.
Jika seorang bayi diketahui memiliki kelainan tulang, dapat diduga kemungkinan besar terjangkit OI.
Berita Terkait
-
Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?
-
7 WNI Terombang Ambing di Perairan Zhuhai China, Terjebak di Kapal MV Star Janet
-
4 Rekomendasi Rice Cooker Cosmos untuk Anak Kos, Hemat Listrik dan Ringkas
-
Stuck: Ketika Masalah Kecil Berubah Menjadi Kekacauan Besar
-
Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pemulihan Ekosistem Palsu Mengintai di Balik Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan
-
Viral Karena TikTok, Menkes Ungkap Manfaat Luar Biasa Umbi Kimpul untuk Kesehatan
-
Pemerintah Tantang Pembiayaan UMKM Tembus Rp2.000 Triliun
-
Pemprov DKI Buka Wacana Tata Ulang Jalur Sepeda di Jakarta
-
Harga Minyak Mentah di bawah 100 dolar AS, Stok Pertalite dan Biodiesel Diklaim Aman
-
Pekerja Garmen Didominasi Perempuan, Kesadaran Risiko Kanker dan Deteksi Dini Perlu Diperkuat
-
HUT ke-81 RI dan Kebebasan Digital: Saatnya Merdeka dari Scroll Tanpa Henti
-
Tanggapan Menhut Raja Juli Terkait Uang Amplop dari Suhardiman Amby
-
Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Beri Perlindungan bagi Harta Bersama Suami-Istri
-
Shokz OpenDots 2 Resmi Masuk Indonesia, Bawa Dolby Audio dalam Desain Open-Ear Fashion