/
Minggu, 22 Mei 2022 | 13:47 WIB
suara.com

TANTRUM - Penyakit tulang rapuh atau osteogenesis imperfecta (OI) merupakan penyakit langka yang diturunkan secara genetis.

Pemicunya adalah adanya proses pembentukan tulang yang tidak sempurna akibat kekurangan kolagen sehingga memicu tulang menjadi begitu rapuh.

Kewaspadaan terhadap penyakit ini dapat diindentifkasi dari fisik anak. Seperti bentuk kepala segitiga, deretan gigi yang tipis berwarna abu - abu dan beberapa kasus bagian putih pada mata berwarna kebiruan (blue sklera).

Menurut dokter spesialis endoktrin anak Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Faizal, jika ciri tersebut ditemukan pada anak harus segera ditangani secara medis.

"Penanganan medis pada anak dengan OI sebetulnya bukan bertujuan untuk menyembuhkan penyakitnya tapi untuk meningkatkan kualitas hidup," ujar Faizal ditulis Bandung, Minggu, 22 Mei 2022.

Faizal menjelaskan penyakit OI tidak bisa disembuhkan karena sifatnya turunan. Meski demikian kata Faizal, dengan pengobatan medis dapat meminimalkan frekuensi patah tulang.

Faizal mengatakan dengan penanganan yang baik, tulang - tulang yang patah akan disambungkan kembali agar tidak ada pembengkokkan.

"OI bisa muncul pada saat bayi masih dalam kandungan atau muncul saat bayi sudah lahir," kata Faizal.

Saat dalam kandungan lanjut Faizal, sudah bisa diperkirakan seorang anak menderita OI.

Caranya ketika USG dapat terlihat adanya tulang bengkok ataupun saat persalinan bayi mengalami patah tulang.

Jika seorang bayi diketahui memiliki kelainan tulang, dapat diduga kemungkinan besar terjangkit OI. 

Load More