/
Rabu, 25 Mei 2022 | 15:43 WIB
Anete Lusina/Pexels

TANTRUM - Hujan terus mengguyur beberada daerah di Indonesia meski seharusnya saat ini masuk musim kemarau.

Hal itu dapat diketahui dari informasi berbagai otoritas pemantau cuaca nasional sampai kini intensitasnya terus hadir pada setiap harinya.

Tak hanya orang tua yang terkena dampaknya, tetapi anak - anak juga ikut terpapar. Karena hujan ini menyebabkan aktivitas anak menjadi lebih banyak menghabiskan waktu di rumah sepulang sekolah.

Ada yang mengisinya dengan menonton TV, sebagian lainnya bermain dengan gawai (gadget).

"Sesekali tak mengapa bermain gadget, namun banyak permainan-permainan lain yang lebih seru dan punya manfaat lebih loh. Contohnya ada enam permainan yang dapat dilakukan anak - anak," kata psikolog anak yang merupakan Co - Founder Children Cafe Nuri Indira Dewi, Bandung, Rabu, 25 Mei 2022.

Menurut Nuri pilihan permainan dikala hujan yaitu mulai dari yang klasik sampai modern. Sebut saja monopoli, halma, ular tangga, catur, sampai uno.

Kalau dulu para orang tua yang merasakan keseruannya, maka tidak ada salahnya sekarang dicoba mengenalkannya ke buah hati kita.

Untuk era masa kini, permainan board games dapat mengajak anak memahami dan mentaati peraturan, selain itu ada pula target yang harus dicapai.

"Asyiknya, board games manual bisa dimainkan oleh lebih dari satu orang tidak seperti yang di gadget. Jadi selain kemampuan problem solving-nya yang dilatih, jenis permainan ini juga meningkatkan komunikasi dan relasi antar pemainnya," ujar Nuri.

Nuri mengatakan atau dapat juga menggelar permainan yang konstruktif. Alasannya, permainan konstruktif adalah sifatnya yang open-ended.

Nuri menuturkan dengan mengikuti permainan konstrukstif, anak dapat berkreasi sebebas mungkin untuk menciptakan bentuk-bentuk.

Tidak harus dibatasi oleh aturan, anak bebas menggunakan medianya sesuai dengan imajinasinya.

Saat bermain anak juga mengalami trial and error, bisa membongkar lagi kreasinya dan memperbaiki atau bahkan membuat yang baru.

"Kemampuan membuat rencana juga bisa kita terapkan ke anak. Coba tanyakan apa yang ingin dia buat, lalu amati prosesnya saat ia bermain. Contoh mainan yang konstruktif adalah balok-balok dan bermacam-macam lego. Tapi kalau di rumah tidak ada, benda-benda di sekitar kita seperti batu-batuan, kayu, bantal, hingga pasir juga bisa kok menjadi penggantinya," jelas Nuri.

Ada juga jenis permainan sederhana dan murah meriah lanjut Nuri, yang paling sedikit memerlukan properti yaitu permainan peran.

Load More