TANTRUM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengaku akan mengutamakan persiapan sumber daya manusia (SDM) atau petugas pemilu pada saat tahapan pemilu presiden 14 Februari 2024 dan pemilu serentak kepala daerah November 2024.
Menurut Ketua KPU Jawa Barat Rifki Ali Mubarok persiapan petugas pemilu itu berupa fisik dan metal, selain kebersediaan menjadi petugas pemilu.
"Kita punya pengalaman Pemilu 2019 kemarin ketika pemilu serentak pertama dilaksanakan petugas di tingkat TPS (tempat pemungutan suara) kemudian kelurahan dan desa, tingkat kecamatan banyak yang mengalami sakit, kelelahan bahkan ada yang sampai meninggal dunia," ujar Rifki ditulis Bandung, Minggu, 29 Mei 2022.
Rifki menjelaskan diutamakannya persiapan petugas pemilu ini gunanya agar seluruh tahapan pemilu mendatang sukses dan tidak merugikan penyelenggara secara non material.
Rifki menambahkan setiap calon atau petugas pemilu yang sudah ada harus siap dan mampu menjalankan keseluruhan proses demokrasi tersebut.
"Ada yang siap tapi tidak mau atau ada yang mau tapi tidak siap. Tentunya soal konsolidasi di internal dan eksternal. Bahasa kita adalah 'babarengan' menghadapi dua pemilu besar ini harus kolaborasi," kata Rifki.
Alasannya ucap Rifki, dua agenda demokrasi itu dalam skala besar dipastikan sangat berpeluang muncul narasi negatif, politisasi SARA (suku, agama, rasa, antar golongan) dan politik identitas.
Semuanya itu kerap kali mengganggu proses tahapan pemilu. Sehingga diperlukan petugas pemilu yang prima.
"Tentunya ini harus kita persiapkan sejak awal. Kita sudah pastikan pemilu nanti dilakukan serentak pada tahun yang sama yaitu pemilihan presiden dan pemilu kepala daerah di Jawa Barat," tukas Rifki.
Sebelumnya DPR RI, pemerintah pusat dan penyelenggara pemilu menyepakati jadwal pemungutan suara Pemilu 2024 dilaksanakan pada 14 Februari 2024.
Berita Terkait
-
Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok
-
Lawan Politik Uang! PKB Bidik Ambang Batas hingga E-Voting di Revisi UU Pemilu
-
Saddil Ramdani Optimistis Persib Bandung Mampu Bersaing di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Marc Klok Bongkar Tim Jagoannya di Piala Dunia 2026, Siap Terbang ke AS Beri Dukungan
-
Brantas Abipraya Percepat Modernisasi Transportasi Bandung lewat Proyek BRT Metropolitan
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Resmi Dijual, Indonesia Sambut Ajang Balap Kelas Dunia Kelima Kalinya
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Surga Pecinta Mainan Kreatif, Amazing Toy Show Jakarta 2026 Resmi Dibuka
-
Ratusan Mahasiswa Kalbar Gelar Aksi di Digulis, Bawa 16 Tuntutan untuk Pemerintah
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Temui Mahasiswa Demo di Pontianak, DPRD Kalbar: Koruptor Makan Gratis Layak Dihukum Mati
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG