TANTRUM - Badan Usaha Milik Negara bidang kelistrikan, PT PLN (Persero) telah menyelesaikan 11 proyek infrastruktur kelistrikan skala besar di wilayah Papua dan Maluku selama masa pandemi.
Proyek yang dituntaskan antara lain SUTT 150 kV sepanjang total 60,7 kilometer sirkuit (kms) dan Gardu Induk (GI) dengan kapasitas 420 Mega Volt Ampere (MVA).
General Manager PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Maluku Papua Sukahar memaparkan, proyek ini termasuk di dalamnya yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) dengan total kapasitas 28,9 Mega Watt (MW) di Biak dan Merauke.
Sistem jaringan transmisi tegangan tinggi di Kabupaten Mimika, merupakan yang kedua di Provinsi Papua, setelah jaringan yang serupa dibangun di Kabupaten dan Kota Jayapura.
Pembangunan SUTT sepanjang 51,2 kilometer sirkuit (kms) tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2022 dengan tahapan selanjutnya adalah penyediaan ruang bebas transmisi dan penarikan kabel.
"Sebelumnya kami telah sukses melakukan uji pembebanan Gardu Induk Timika pada akhir tahun lalu, dan saat ini gardu induk tersebut sudah siap untuk menerima tegangan dari SUTT secara terus menerus,” ujarnya.
Ia menegaskan, TKDN yang diberlakukan dalam proyek PLN, tidak boleh kurang dari 40 persen sehingga penggunaan produk dalam negeri ini di proyek SUTT ditujukan untuk meningkatkan pertumbuhan industri domestik dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
"Jadi pembangunan SUTT ini sangat penting karena jika evakuasi daya dilakukan melalui Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) maka akan terjadi penyusutan daya listrik yang signifikan, sehingga tidak efisien dan merugikan secara ekonomis,” katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!
-
MBG Watch Curiga Narasi Selamatkan Aset Motor Listrik Hanya Tutupi Proyek Bermasalah
-
Usut Pemadaman Listrik di Jawa, ESDM Panggil PLN
-
Meksiko Tantang Pasar Otomotif Dunia Lewat Mobil Listrik Nasional Seharga LCGC
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring