TANTRUM - Tidak dipungkiri bahwa permasalahan seksual menjadi salah satu pokok persoalan yang berdampak besar dalam kehidupan masyarakat.
Banyak permasalahan keluarga terjadi akibat disfungsi seksual, baik pada pria maupun wanita yang pada akhirnya akan mempengaruhi keharmonisan rumah tangga.
Menurut Eka Viora, Ketua Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) yang harus digarisbawahi bahwa sebenarnya problem seksual ini dapat ditangani oleh para psikiater.
Eka mengatakan selama ini ada stigma di masyarakat bahwa psikiater hanyalah menangani penyakit jiwa yang berat saja.
"Namun sebenarnya hal ini tidak benar karena psikiater juga dapat menangani masalah seputar marital intimacy dan problem seksual," ujar Eka dalam keterangan resminya dicuplik dari situs rshs.or.id Bandung, Rabu, 1 Juni 2022.
Eka menuturkan peran psikiater psikoseksual dan marital dalam mewujudkan kelurga Indonesia yang bahagia dan sejahtera dapat lebih luas.
Dalam mengarungi perjalanan berkeluarga intimasi hubungan seksual antara suami-istri terkadang tak berjalan mulus.
Permasalahan ini seringkali dijumpai di masyarakat, namun sayangnya tidak banyak yang mau mengungkapkan permasalahan ini kepada ahlinya.
Hal itu dikatakan oleh Nucki Nursjamsi Hidayat, mantan Direktur Medis dan Keperawatan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
"Di kalangan masyarakat sendiri, seringkali hubungan seks yang kurang atau bahkan tidak memuaskan dianggap suatu hal yang biasa," ungkap Nucki.
Sehingga jelas Nucki, seringkali dilakukan pembiaran atas masalah ini dan kalaupun ada usaha untuk memperbaiki.
Tidak sedikit diantara mereka yang memilih pengobatan tradisional atau alternatif yang kurang bisa dipertanggung jawabkan keamanannya dari sisi medis.
Nucki menyebutkan problema seksual perlu mendapat perhatian dari praktisi kesehatan, karena banyak terjadi di masyarakat.
Namun masyarakat banyak yang tidak mengetahui atau bahkan malu mengungkapkan masalah sosial yang dialaminya.
Berita Terkait
-
Novel Bandung Menjelang Pagi: Sisi Gelap Kota Kembang ala Brian Khrisna
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
-
Beckham Putra Dicaci Maki Fans Saat Bela Timnas Indonesia, Bintang Sassuolo Ikut Buka Suara
-
Disperindag Gelar WIITEX 2026: Perkuat Posisi Produk Teh, Kopi, dan Kakao Jabar di Pasar Global
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Sinopsis My Fiction, Drama Thriller Jepang yang Dibintangi Yuta Tamamori
-
Rahasia Skin Prep Jennifer Coppen Jelang Pernikahan, Kulit Glowing dari Siraman hingga Resepsi
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya