TANTRUM - Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Fapet Unpad) melakukan riset di bidang budi daya puyuh. Hasil riset ini berupa puyuh padjadjaran. Rencananya Sumedang akan dijadikan sentra peternakan puyuh padjadjaran ini.
Pengembangan puyuh diinisiasi Pafet Unpad bersama Paguyuban Peternak Puyuh. Inisiasi ini diharapkan dapat menjadikan Sumedang sebagai sentra ternak puyuh di Jawa Barat.
Fapet Unpad bersama Paguyuban Peternak Puyuh telah melakukan audiensi bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir terkait penawaran kerja sama pengembangan peternakan puyuh, di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Senin (30/5/2022).
Dekan Fapet Unpad Rahmat Hidayat mengatakan, Fapet Unpad menawarkan kerja sama peningkatan kualitas SDM peternak puyuh. Kerja sama ini diharapkan dapat merealisasikan Sumedang menjadi sentra ternak puyuh.
“Kerja sama SDM bagi peternak puyuh ini, baik yang memiliki pendidikan (degree learning) maupun non-pendidikan (non-degree learning),” jelas Rahmat.
Selain itu, pihaknya juga menawarkan kerja sama terkait peningkatan produktivitas dan kualitas produk ternak puyuh, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar, baik dalam maupun luar Sumedang.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi rencana pengembangan Sumedang sebagai sentra ternak puyuh untuk menyediakan pakan dan bibit puyuh berkualitas.
Sebagai tahap awal, ia mendorong berbagai pihak untuk mempersiapkan SDM andal yang ditunjang pendidikan formal maupun non-formal bagi pelaku usaha puyuh di Sumedang.
Melalui audiensi ini, pihaknya berharap kerja sama ini dapat menjadi media implementasi riset untuk meningkatkan produksi puyuh di Sumedang.
“Ke depannya akan melakukan pengawalan juga pendampingan di berbagai komoditas hasil ternak puyuh di antaranya mengembangkan sentra ternak puyuh, yang pada akhirnya akan bermuara dalam meningkatnya perekonomian masyarakat,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Siswa SMP di Sumedang Putus Sekolah dan Harus Jualan Ayam Goreng Tepung
-
Guru Besar Diduga Minta Foto Bikini Mahasiswi, Rektor Unpad Buka Suara
-
Belum Kelar Skandal Mahasiswa Hukum UI, Muncul Isi Chat Mesum Diduga Guru Besar Unpad
-
Viral Guru Besar Unpad Diduga Chat Mesum ke Mahasiswi Exchange, Minta Foto Bikini
-
Dibeli Murah untuk Dijual Mahal Idul Adha, Inilah 5 Ciri Kambing Muda Berkualitas
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan