/
Rabu, 01 Juni 2022 | 20:33 WIB
Humas Unpad

TANTRUM - Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran (Fapet Unpad) melakukan riset di bidang budi daya puyuh. Hasil riset ini berupa puyuh padjadjaran. Rencananya Sumedang akan dijadikan sentra peternakan puyuh padjadjaran ini.

Pengembangan puyuh diinisiasi Pafet Unpad bersama Paguyuban Peternak Puyuh. Inisiasi ini diharapkan dapat menjadikan Sumedang sebagai sentra ternak puyuh di Jawa Barat. 

Fapet Unpad bersama Paguyuban Peternak Puyuh telah melakukan audiensi bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir terkait penawaran kerja sama pengembangan peternakan puyuh, di Gedung Negara Pemkab Sumedang, Senin (30/5/2022). 

Dekan Fapet Unpad Rahmat Hidayat mengatakan, Fapet Unpad menawarkan kerja sama peningkatan kualitas SDM peternak puyuh. Kerja sama ini diharapkan dapat merealisasikan Sumedang menjadi sentra ternak puyuh. 

“Kerja sama SDM bagi peternak puyuh ini, baik yang memiliki pendidikan (degree learning) maupun non-pendidikan (non-degree learning),” jelas Rahmat. 

Selain itu, pihaknya juga menawarkan kerja sama terkait peningkatan produktivitas dan kualitas produk ternak puyuh, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pasar, baik dalam maupun luar Sumedang. 

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengapresiasi rencana pengembangan Sumedang sebagai sentra ternak puyuh untuk menyediakan pakan dan bibit puyuh berkualitas. 

Sebagai tahap awal, ia mendorong berbagai pihak untuk mempersiapkan SDM andal yang ditunjang pendidikan formal maupun non-formal bagi pelaku usaha puyuh di Sumedang. 

Melalui audiensi ini, pihaknya berharap kerja sama ini dapat menjadi media implementasi riset untuk meningkatkan produksi puyuh di Sumedang. 

“Ke depannya akan melakukan pengawalan juga pendampingan di berbagai komoditas hasil ternak puyuh di antaranya mengembangkan sentra ternak puyuh, yang pada akhirnya akan bermuara dalam meningkatnya perekonomian masyarakat,” pungkasnya. 

Load More