/
Jum'at, 10 Juni 2022 | 16:31 WIB
suara.com

TANTRUM - Indonesia menggelar berbagai rangkaian pertemuan dunia dalam forum G20, sebelum ditutup KTT G20 do Bali pada akhir 2022 ini.

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan, forum G20 dapat dimanfaatkan untuk menawarkan ekonomi syariah sebagai solusi pemulihan ekonomi global.

Dia mengatakan, G20 juga dapat semakin memperkuat sinergi antar ahli ekonomi Islam dalam rangka pemulihan ekonomi nasional dan global.

"Maupun juga perwujudan cita-cita Indonesia untuk menjadi pusat produsen halal terkemuka dunia," katanya.

Wapres mengingatkan, pemulihan ekonomi global masih dibayangi berbagai risiko dengan kejadian-kejadian luar biasa, mulai dari krisis iklim hingga peperangan yang turut menimbulkan disrupsi pasokan pangan dan energi dunia, serta memicu laju inflasi dan mencapai rekor tertinggi di banyak negara.

Ia menegaska, Presidensi G20 yang saat ini dipegang Indonesia dapat dijadikan momentum pemulihan ekonomi global.

"Indonesia perlu berkolaborasi bersama negara-negara anggota G20, agar dunia mendapatkan manfaat jangka panjang pada tiga sektor prioritas yaitu penguatan arsitektur global, transformasi digital dan transisi energi," jelasnya.

Wapres menekankan, kemajuan ketiga sektor prioritas tersebut hanya dapat diwujudkan apabila seluruh elemen bangsa Indonesia bersinergi dan mendorong tumbuhnya inovasi.

"Kita harus mampu melahirkan inovasi-inovasi serta gagasan-gagasan baru untuk memuluskan jalan menuju pemulihan ekonomi global," katanya.

Load More