- Wakil Presiden AS, JD Vance, gagal mencapai kesepakatan dalam negosiasi dengan Iran di Pakistan pada 11 April 2026.
- Dukungan politik JD Vance kepada Viktor Orban tidak mencegah kekalahan Orban dalam pemilu Hongaria pada 12 April 2026.
- Akun Kedubes Iran untuk Indonesia mengejek JD Vance karena serangkaian kegagalan diplomatik dan peristiwa tak terduga yang dialaminya.
Suara.com - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS), JD Vance ditroll oleh akun Kedubes Iran untuk Indonesia.
JD Vance menjadi delegasi AS dalam perundingan negosiasi dengan Iran di Pakistan yang digelar Sabtu (11/4/2026).
Dilaporkan bahwa pembicaraan berlangsung selama 21 jam yang dimediasi oleh pihak Pakistan. Akan tetapi, belum ada kesepakatan yang tercapai.
Wapres AS tersebut mengatakan ada kekurangan dalam pembicaraan dan Iran telah memilih untuk tidak menerima syarat dari AS.
Menariknya sebelum memimpin negosiasi Iran dan AS, Vance juga melakukan kunjungan ke Hongaria bertemu Viktor Orban.
Tujuannya adalah memberikan dukungan politik kepada Orban jelang pemilu di Hongaria.
Nyatanya dukungan dari Wapres AS tersebut tidak berdampak signifikan karena Viktor Orban harus kehilangan kekuasaan sebagai Perdana Menteri Hongaria pada pemilu, Minggu (12/4/2026).
Rakyat Hongaria sendiri memberikan suara dalam jumlah rekor untuk arah pro-Uni Eropa yang dipimpin oleh rival sayap kanan tengah, Peter Magyar.
Orban adalah penentang utama upaya Uni Eropa untuk membantu Ukraina menangkis invasi Rusia.
Baca Juga: Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup
Nah, insiden penting yang dialami JD Vance tersebut kemudian menjadi bahan ledekan dari akun Kedubes Iran untuk Indonesia.
"Bertemu Paus -> Paus wafat. Memimpin negosiasi Iran -> perundingan gagal. Terbang ke Hungaria untuk mendukung Orban -> Orban kalah telak. Orang ini benar-benar punya 'rekor' tersendiri," cuit @IraninIndonesia.
Sebagai informasi, JD Vance juga sempat bertemu Paus Fransiskus di Vatikan pada 20 April 2025 silam, hanya beberapa jam sebelum Paus wafat di usia 88 tahun.
Berita Terkait
-
Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'
-
Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!
-
Tegas! PM Kanada Putus Ketergantungan kepada AS, Mark Carney: Kami Akan Berdikari
-
Donald Trump Perintahkan CENTCOM Cegat Semua Kapal di Selat Hormuz: Hancurkan Iran!
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Warga Iran Lega Gencatan Senjata, Tapi PHK Sudah di Mana-mana dan Hidup 'Ngap-ngapan'
-
Unggah Foto Bak Yesus, Trump Serang Paus Leo XIV: Dasar Pemimpin Lemah!
-
Bahlil Ikut Prabowo ke Rusia, Misi Amankan Pasokan Minyak RI di Tengah Gejolak Global
-
Tegas! PM Kanada Putus Ketergantungan kepada AS, Mark Carney: Kami Akan Berdikari
-
Donald Trump Perintahkan CENTCOM Cegat Semua Kapal di Selat Hormuz: Hancurkan Iran!
-
Amphuri Kritik Wacana War Tiket Haji: Jangan Abaikan Jemaah yang Antre Puluhan Tahun
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup
-
Habiburokhman Bela Seskab Teddy soal 'Inflasi Pengamat': Ada Benarnya
-
Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan