TANTRUM - Peran aktif serta dukungan soal pelaksanaan Tsunami Ready Program yang diusung UNESCO-IOC, telah dilakukan oleh Intergovernmental Coordination Group for Indian Ocean Tsunami Warning and Mitigation System (Chair ICG/IOTWMS).
Menurut Chair ICG/IOTWMS Dwikorita Karnawati, hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan SAFE OCEAN melalui program UN Decade on Ocean Science.
Saat ini di wilayah Indian Ocean 3 komunitas telah mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai Tsunami Ready Community, dimana diantaranya adalah komunitas Tanjung Benoa Bali.
"Pengukuhan Tanjung Benoa dilaksanakan pada momen pertemuan Global Platform on Disaster Risk Reduction (GPDRR) bulan Mei 2022 lalu, sebagai promosi untuk menggencarkan kegiatan tersebut," sebut Dwikorita ditulis Sabtu, 18 Juni 2022.
Selanjutnya, Dwikorita menyebut bahwa Tsunami Ready dapat diimplementasikan di berbagai sektor tidak hanya sektor Pariwisata saja.
Di Indonesia, BMKG bersama Pengelola Bandara (PT. Angkasa Pura) telah menerapkan program Tsunami Ready tersebut untuk infrastruktur kritis di Yogyakarta International Airport (YIA) Kulon Progo dan di Bandara Ngurah Rai Bali, dengan melibatkan peran aktif masyarakat dan Pemerintah Daerah setempat.
BMKG-Indonesia, sebagai Ketua dari ICG/IOTWMS, bahkan telah berinisiasi bersama BNPB, BSN dan UGM, dalam menyusun Standard Internasional baru.
Yaitu ISO 22328-3 tentang Community Based-Tsunami Early Warning System, sebagai guide line (panduan) bagi sektor bisnis dan pemerintah kota yang memiliki risiko tsunami.
"Agar menjadikan Program Tsunami Ready menjadi bagian dari proses bisnis atau operasional rutin mereka," ungkap Dwikorita.
Indonesia melalui BMKG juga menyampaikan dukungan atas UN Decade of Ocean Science, dan berterima kasih atas approval UNESCO terhadap proposal BMKG untuk dua kegiatan yaitu Sekolah Lapang Cuaca Nelayan dan Pengembangan Pemodelan Tsunami Non Seismik.
Dwikorita juga menegaskan pada forum tersebut perlunya kerjasama antara IOC dan World Meteorological Organisation (WMO), agar data kelautan yang ada dalam koordinasi dua organisasi UN tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik, guna mengantisipasi potensi Multi Bencana.
Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) BMKG Nelly Florida Riama mengatakan bahwa PUSDIKLAT BMKG telah menjadi Specialist Training Center yang merupakan bagian dari Ocean Teacher Global Academy (OTGA).
Pusdiklat BMKG telah berhasil melaksanakan training Tsunami Ready dan Ocean Forecast System pada Tahun 2021, yang akan kembali dilaksanakan pada Tahun 2022 ini.
Dalam persidangan dunia tersebut hadir pula Prof. Dr. Ismunandar selaku Duta Besar/Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO dan Suci Dewi Anugrah selaku Koordinator Penyiapan Tsunami Ready dari BMKG.
Tag
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Presiden Prabowo Tegas! Jenderal Pun Bisa Disikat Jika Tak Sejalan Reformasi TNI-Polri
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
Kelakuan Turis AS Keluyuran saat Nyepi di Bali, Pura-pura Bisu saat Ditanya
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Heboh Pengunjung Tewas Jatuh dari Lantai 4 Plaza Medan Fair, Diduga Bunuh Diri
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur