TANTRUM - Minat baca di Indonesia disebut masih rendah jika dibandingkan dengan budaya baca di negara-negara tetangga. Di Kota Bandung untuk mendongkrak minat baca, Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kota Bandung terus berupaya meningkatkan minat literasi salah satunya lewat program Gerobak Baca di sejumlah kelurahan terpilih.
Apa itu Gerboak Baca? Adalah media yang disediakan Dispursip Kota Bandung untuk menyediakan buku-buku bacaan. Di dalam Gerobak nyentrik berwana merah, hitam, kuning tersebut terdapat kurang lebih 50 buku. Setiap 3 bulan sekali, buku-buku yang ada akan dirotasi ke kelurahan lain.
Sekretaris Dispusip Kota Bandung, Medi Mahendra menjelaskan Gerobak Baca hadir untuk mengajak warga khususnya anak-anak untuk mencintai buku. Khususnya bagi warga yang jauh dari perpustakan di pusat Kota Bandung.
"Buku-buku tersebut diperoleh dari koleksi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta hibah dari masyarakat. Meski belum terjangkau ke semua kelurahan, kita berupaya bekerja sama dengan Bunda Literasi di masing-masing Kewilayahan yang memiliki kepedulian di bidang literasi atau minat baca," Ungkap Medi kepada Humas Kota Bandung, dari siaran pers yang dikutip Minggu (3/7).
Melalui Gerobak Baca, warga bisa mendapatkan akses ke perpustakaan sederhana yang ditempatkan di sejumlah spot strategis.
"Kita tempatkan gerobak baca ini di Buruan Sae, di gang-gang jauh dari pusat kota, serta tempat strategis lainnya. Alhamdulillah ini cukup efektif meningkatkan minat Baca masyarakat," tuturnya.
“Sekarang orang tidak bisa lagi mengatakan buku itu mahal dan susah diakses. Kita hadir menjemput para pembaca untuk membawa pengetahuan kepada mereka,” imbuhnya.
Tak Hanya Hanya Gerobak Baca Dispusip Kota Bandung menggagas sejumlah Program antara lain Klik atau Kios Literasi Kewirausahaan Kewilayahan.
Klik juga bertujuan meningkatkan minat literasi serta usaha terutama pascapandemi covid-19. Progam ini bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan KUKM.
Baca Juga: Khofifah Ibadah Haji, Emil Dardak Jabat Plt Gubernur Jatim
"Hasil survei telah terbukti, indeks literasi warga kota Bandung termasuk paling tinggi dibandingkan Kabupaten Kota lainnya. Ini kondisi yang sangat baik kita harus tingkatkan dan pertahankan," kata Medi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati
-
Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah
-
Kalahkan Brasil, Timnas Indonesia Lolos Final Piala Dunia Mini Soccer 2026
-
Kebakaran Hebat di Sukamulya Tangerang, Satu Orang Tewas Terbakar di Dalam Bengkel