2 sendok makan gula
2 sendok makan air
300g beras
430 mililiter air (Atau 600g nasi)
Persiapan :
1. Pertama, masak berasnya. Masukan beras ke saringan dan kemudian diletakkan di dalam mangkuk besar yang berisi banyak air. Aduk sebanyak lima kali untuk membuang kotoran. Langsung angkat saringan dan tiriskan airnya.
2. Aduk beras dengan tangan sekitar 20 kali agar setiap bulir beras saling bergesekan di dalam saringan. Tuang lagi air ke dalam mangkuk dan bilas beras yang ada di dalam saringan.
3. Ganti air di dalam mangkuk dan bilas sekali lagi. Letakan saringan di atas mangkuk kecil dan tiriskan. Masukan beras ke dalam panci berisi air dan masak selama 30 menit.
4. Setelah 30 menit, tutup panci dan masak dengan api sedang. Saat mulai mendidih dan meletupkan tutup panci, kecilkan api dan masak selama 12 menit. Setelah api kompor dimatikan, tetap tutup panci dan diamkan selama 10 menit untuk proses pengukusan.
Baca Juga: Perbedaan Mental yang Lemah dan Kuat, Kamu Termasuk yang Mana?
5. Setelah 10 menit, buka tutup panci dan secara perlahan aduk nasi dari bagian dasar panci. Tempatkan kain di antara panci dan tutupnya, lalu diamkan sampai tiba waktunya untuk disajikan.
6. Buang sisik ikan sarden dengan pisau mulai dari bagian ekor ke kepala. Potong bagian kepala dan kemudian bagian keras di perut secara diagonal dan buat irisan dari bagian tersebut hingga ke lubang dekat ekor.
7. Setelah membuang bagian dalam perut, bersihkan darah dari wilayah rusuk di dalam mangkuk berisi air. Ganti airnya dan bilas lagi. Lap ikan dengan tisu dapur untuk membuang air yang tersisa.
8. Belah sarden dengan gaya tebiraki. Masukkan kedua jempol Anda di bagian perut sarden, dan letakan di tulang punggung. Pastikan bagian kuku jempol Anda mengarah ke bagian sirip punggung, satu di kiri satu di kanan, lepaskan daging ikan dari tulang punggung.
9. Buka sardennya dan lepaskan daging di bagian bawah dengan menjepit bagian ujung tulang punggung dengan jempol dan telunjuk, kemudian dengan satu tangan lainnya ke arah ekor dengan jari masih menjepit tulang punggung, dan lepaskan daging dari tulang punggung. Potong ekor dan tulang punggungnya.
10. Taburi shoyu ke atas 4 filet sarden dan diamkan selama lima menit. Setelah shoyu meresap ke dalam filet, lap ikan untuk membuang shoyu berlebihan dengan tisu dapur. Masukan tepung kentang di dalam sebuah wadah dan kemudian baluri filet sarden dengan tepung kentang.
11. Masukan minyak ke dalam wajan panas dan tempatkan filet dengan sisi kulit menghadap ke atas dan masak dengan api sedang. Setelah berwarna cokelat keemasan, balik dan masak hingga dua menit lagi. Angkat filetnya.
12. Bersihkan wajan dan masukan shoyu, gula serta air, kemudian masak dengan api sedang. Saat sausnya sudah mengental, kembalikan filet ke dalam wajan dengan posisi kulit menghadap ke bawah. Saat saus mulai mendidih, matikan api dan siram saus ke atas filet dengan sendok.
13. Masukan nasi ke dalam mangkuk besar, tekan-tekan perlahan bagian permukaan nasi dan tempatkan filet sarden di atasnya. Hias dengan daun lada Jepang, Sansho atau taburi dengan merica bubuk Jepang dan hidangan sudah siap.
Berita Terkait
-
Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Saat Pidato, Terdengar Dua Kali Letusan
-
Eks PM Jepang Shinzo Abe Ditembak dari Belakang, Alami Henti Jantung
-
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak, Kondisi Alami Henti Pernapasan
-
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak, Wajib Tahu Pertolongan Pertamanya
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur
-
Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat