TANTRUM - Sejak bentrokan China-India pada 2020, hubungan antara dua negara terbesar berdasarkan populasi itu tetap tegang.
Ketegangan ini semakin diperumit oleh ketergantungan India pada China dalam hal ekonomi, khususnya smartphone alias ponsel.
Namun, negeri Bollywood ini masih siap untuk memukul China di tempat yang menyakitkan yaitu keuangannya.
India dilaporkan sedang mengerjakan rencana hukum yang pada dasarnya akan melarang penjualan smartphone buatan China dengan harga di bawah 12 ribu Rupee atau Rp2,2 juta.
Jika diberlakukan, larangan ini akan membantu smartphone buatan India dalam kategori tersebut sekaligus terus memungkinkan ponsel China mendominasi pasar premium.
Aturan seperti ini akan mempengaruhi Xiaomi, produsen smartphone terbesar ketiga di dunia. Realme, merek yang dimiliki oleh perusahaan BBK juga akan terpukul keras.
Sementara Samsung dan Apple, yang bukan merek China, sebagian besar tidak akan terpengaruh, diberitakan Android Authority, dicuplik dari Viva, Selasa, 9 Agustus 2022.
India tampaknya berpikir perusahaan seperti Xiaomi dan Realme meremehkan pesaing India di pasar dalam negeri. Larangan seperti ini pasti akan merugikan Xiaomi dan Realme serta OEM China lainnya.
Terlepas dari berita tentang larangan potensial ini, India perlu berhati-hati tentang hubungannya dengan China.
Baca Juga: Penumpang Kereta Jarak Jauh Keluhkan Kursi Sempit, Sebut Tak Nyaman Dengkul Beradu dengan Orang Lain
Ekonomi India masih sangat dipengaruhi oleh China dan larangan langsung terhadap smartphone buatan China kemungkinan akan menghancurkan India.
Menurut orang dalam, harapan dari larangan ini akan mendorong China untuk berinvestasi lebih banyak di India.
Dengan kata lain, India ingin mengirim pesan yang jelas ke China tetapi tidak ingin terlalu banyak mengacak-acak.
Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan India seperti Lava dan Micromax memiliki hampir setengah dari pasar smartphone India.
Selama bertahun-tahun, perusahaan seperti Xiaomi telah memenuhi India dengan perangkat murah yang kerap merugikan perusahaan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Dibalik Seporsi Makanan Online: Jejak Sampah dan Ancaman Iklim yang Kita Abaikan
-
Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP
-
Dirumorkan Jadi Menkeu Baru, Isi Garasi Chatib Basri Bikin Melongo: Simpan JDM Langka Klasik
-
Ancaman Cyberbullying dan Pornografi Meningkat, Puteri Indonesia Dukung PP TUNAS
-
49 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 6 Juni 2026: Bongkar Meta Baru dan Tiket Draft Voucher
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
3 HP Infinix RAM Besar dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan yang Layak Dibeli
-
Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan
-
OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1,2 Kuadriliun pada April 2026, Tumbuh 3,39 Persen
-
5 Parfum Lokal Unisex untuk Olahraga, Tetap Wangi Segar Walau Berkeringat Parah